Share

Bacok Pelajar hingga Tewas, 3 Pelaku Ditangkap

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Jum'at 17 Juni 2022 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 610 2613177 bacok-pelajar-hingga-tewas-3-pelaku-ditangkap-l3pGHKMNkx.jpg Tiga pelaku pembacokan terhadap pelajar ditangkap. (Ilustrasi/Freepik)

PALEMBANG - Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes dan Reskrim Polsek Ilir Barat I Kota Palembang menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap pelajar hingga tewas di Jalan Merdeka, Kecamatan Bukit Kecil, pada 29 Mei 2022.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Mokhamad Ngajib di Palembang, mengatakan ketiga pelaku tersebut adalah Tri Wahyu (18), Arfan Zidan (19) dan Ziro (19). Mereka merupakan warga Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang.

“Mereka ditanggap tim Reserse gabungan itu nyaris tanpa perlawanan pada Kamis pagi secara terpisah di rumah mereka masing-masing,” ucapnya, melansir Antara, Jumat (17/6/2022).

Kepala Satreskrim Polrestabes, Kompol Tri Wahyudi menjelaskan, ketiganya adalah pelaku pembacokan pelajar bernama Rafli (16), warga Kecamatan Gandus, Palembang hingga tewas, pada Minggu (29/5).

Perbuatan para pelaku itu terungkap dari hasil pengembangan tim polisi di lapangan yang mempelajari keterangan saksi-saksi, dan barang bukti yang dihimpun sebelumnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi, mereka nekat melakukan pembacokan karena merasa dendam kepada korban.

“Pengakuannya bermotif dendam terhadap korban,” katanya.

Dendam tersebut dipicu karena sebelumnya salah satu dari pelaku yakni Ziro pernah terlibat perselisihan dengan korban.

Saat ini para pelaku tersebut sudah digelandang ke Polrestabes Palembang, bersama barang bukti berupa satu golok dan celurit yang digunakan untuk membacok korban.

Atas perbuatannya itu, ketiga pelaku disangkakan melanggar Pasal 351 tentang pengeroyokan dan Pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara paling lama selama 15 tahun.

Sementara itu, Kepala Polsek Ilir Barat I Palembang Kompol Roy Tambunan mengatakan korban Rafli ditemukan tewas pada Minggu (29/5) sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Merdeka, atau tepat di depan rumah makan Happy.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit Bhayangkara M Hasan, ditemukan luka tusuk benda tajam pada bagian leher sebelah kanan korban.

Ia menjelaskan, pembacokan itu bermula saat korban Rafli bersama tiga rekannya dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Diponegoro dari kawasan Dwikora sekitar pukul 03.10 WIB.

Kemudian korban yang berboncengan dengan rekannya dipepet secara tiba-tiba dan dipaksa berhenti oleh tiga orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor matic merek Fino warna putih.

Dua dari tiga orang yang tidak dikenal tersebut menodongkan senjata celurit dan golok kepada korban dan rekannya hingga mereka ketakutan berlari menyelamatkan diri.

Kemudian pelaku mengejar korban Rafli dan membacoknya menggunakan celurit dan golok itu, lalu korban jatuh berlumuran darah dan ketiga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Dari hasil pengembangan tim kepolisian didukung keterangan setidaknya sebanyak tujuh orang saksi dan mempelajari barang bukti berupa rekaman kamera pengawas di sekitar tempat kejadian perkara, sampai akhirnya kasus tersebut dapat terungkap," tutur Roy Tambunan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini