Share

Polda Jateng dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 509 Gram Sabu dari Zambia

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Senin 20 Juni 2022 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 512 2614809 polda-jateng-dan-bea-cukai-gagalkan-penyelundupan-509-gram-sabu-dari-zambia-iOeeKwP3yE.jpg Polda Jateng dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 509 gram sabu dari Zambia.

SEMARANG - Polda Jawa Tengah (Jateng) bersama Bea Cukai Tanjung Emas dan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY menggalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 509,7 gram. Sabu tersebut berasal dari Zambia, Afrika bagian selatan.

Narkoba tersebut dikirim kepada seorang laki-laki berinisial CY (42) dengan alamat Sidorejo Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Modus upaya penyelundupan tersebut, sabu dimasukkan ke false compartment.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Anton Martin menjelaskan, pengungkapan upaya penyelundupan sabu ini berawal ketika petugas Bea Cukai Tanjung Emas melakukan pembongkaran dan pemeriksaan barang kiriman dari Zambia menuju Kabupaten Semarang berupa satu CN/AWB (Consignment Note/AirWayBill) pada 13 Juni 2022. Barang tersebut dibongkar lantaran mencurigakan.

"Berdasarkan hasil citra X-Ray dan pelacakan Tim K-9 Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, kemudian dilakukan pemeriksaan fisik atas koli barang kiriman itu. Dalam pemeriksaan ditemukan kristal bening yang disembunyikan dalam tabung suspensi udara dengan berat bruto kurang lebih 509,7 gram," tutur Anton, Senin (20/6/2022).

Dari hasil temuan tersebut, kemudian dilakukan pengujian narkotes dengan hasil diduga narkotika. Kemudian ditindaklanjuti dengan pengujian sampel pada laboratorium BLBC KPPBC TMP Tanjung Emas.

Hasilnya, kata Anton, kristal bening tersebut merupakan narkotika golongan I dengan jenis metamphetamine (sabu).

"Atas temuan tersebut, kemudian dilakukan controlled delivery bersama tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah," ujarnya.

Selanjutnya, tim Ditresnarkoba Polda Jateng menangkap penerima barang yang berada di lngkungan Sidorejo, Bergas Lor, Bergas, Kabupaten Semarang.

“Penindakan ini merupakan hasil sinergi dari bersama tim gabungan dari Bea Cukai Tanjung Emas, Bea Cukai Kanwil Jateng DIY serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah," kata Anton.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka CY, paket yang berisi sabu tersebut dari seorang narapidana berinisial A yang berada di salah satu Lapas di Jawa Tengah. Tersangka CY baru lima kali di perintah A untuk menerima paket sabu dengan upah per kantong Rp250.000 dan memakai sabu secara gratis.

"Tersangka CY merupakan residivis perkara Narkotika pada tahun 2017 dan keluar pada tahun 2018. Saat itu, tersangka dipenjara di Lapas Ambarawa, Kabupaten Semarang," ujarnya.

Lutfi menyatakan, pihaknya akan mengejar bandar narkoba yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Kami hadir dan kami pastikan tidak ada ruang untuk bandar narkoba di wilayah Jawa Tengah. Masyarakat tidak usah ragu untuk melaporkan adanya narkoba. War on drugs," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini