Pejabat China telah berulang kali menyatakan bahwa itu adalah hak yang melekat pada China untuk berpatroli di perairan sekitar pulau. Kementerian Luar Negeri China dan Kementerian Pertahanan Nasional tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan penjaga pantai Jepang pada Jumat (24/6/2022).
Penjaga pantai Jepang mengatakan serangan terakhir menandai periode waktu terlama yang dihabiskan kapal pemerintah China di perairan sejak 2012, setelah Tokyo membeli beberapa pulau dari pemilik swasta Jepang.
Sebelumnya, serangan terlama adalah pada Oktober 2020, ketika sebuah kapal China tinggal selama lebih dari 57 jam.
Contoh terbaru datang di tengah meningkatnya gesekan antara kedua tetangga, terutama karena China terlihat waspada pada hubungan Jepang dengan Amerika Serikat (AS).
Bulan lalu, Tokyo menjadi tuan rumah pertemuan puncak untuk kelompok keamanan Quad yang semakin aktif, yang terdiri dari Jepang, AS, Australia, dan India. Beijing memandang kelompok itu sebagai bagian dari upaya Amerika untuk menahannya.