Kremlin juga menahan sebagian produksi gandum dan pupuknya sendiri dari pasar global, dengan mengklaim sanksi Barat telah menghalani ekspor mereka.
“Tidak ada – tidak ada yang mencegah akanan dan pupuk meninggalkan Rusia,” ujar Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken tentang sanksi tersebut.
“Dan hanya ada satu negara yang menghalangi makanan dan pupuk meninggalkan Ukraina, yaitu Rusia,” lanjutnya.
Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan statistik Rusia sendiri menujukkan ekspor gandumnya telah berlipat ganda pada Mei lalu dibanding tahun lalu.
“Meskipun demikian Rusia menyebarluaskan disinformasi sebaliknya,” ujarnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.