Share

Diduga Terlibat Cinta Segitiga, Pria di Makassar Tebas Suami Orang

Ansar Jumasang, Koran SI · Sabtu 02 Juli 2022 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 609 2622181 diduga-terlibat-cinta-segitiga-pria-di-makassar-tebas-suami-orang-54BaP7XJSS.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

MAKASSAR - Jajaran Polsek Panakukkang Kota Makassar mengamankan dua pria berinisial FI (25) dan RT (21) di kediamannya di Jl. Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Mereka diamankan dikarenakan telah menganiaya R (26) yang merupakan warga Kabupaten Bengkulu. R dianiaya dengan cara ditebas korban menggunakan pisau yang tengah berada di salah satu tempat di Jalan Adyaksa, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Penyelidikan berawal dari identifikasi rekaman CCTV. Pada rekaman tersebut terlihat korban sedang duduk memainkan handphonenya. Satu orang dengan mengenakan helm hitam tiba-tiba muncul dan mencekik leher korban. Disusul pelaku lain yang datang membawa pisau dan langsung menebas korban.

Kapolsek Panakukkang Kompol Abdu Azis mengatakan, penganiayaan tersebut berawal saat istri R ditelpon oleh FI. Namun, pada saat istri R mengangkat telpon tersebut, tiba-tiba langsung dimatikan oleh pelaku.

"Jadi awalnya pelaku menelfon istri korban, saat telfonnya diterima telfonnya langsung dimatikan. Keesokan harinya, korban yakni R ke bacecamp Quantum Nusa Tama Jalan Alauddin untuk bertemu dengan pelaku yakni FI dan pada saat korban dan pelaku bertemu, terjadi perdebatan antara pelaku dan korban," tuturnya, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dari pertemuan itu, R menuju ke tempat pemasangan wifi, di sana korban mendapat informasi dari temannya bahwa keberadaan dirinya dicari oleh FI dengan membawa senjata tajam. Dari informasi tersebut seketika FI beranjak menuju ke kantor Pop Piberstar yang berada di Jalan Adyaksa.

"Di sana tiba tiba pelaku datang bersama temannya dan langsung mencekik korban dan temannya menganiaya korban dengan cara menusuk korban menggunakan pisau dan memukul korban. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Panakkukang guna proses hukum lebih lanjut," katanya.

Sementara dari pengakuan pelaku, penganiayaan terjadi akibat kesalahanfahaman. "Jadi saat di interogasi mereka mengaku FI menusuk dan menebas korban menggunakan pisau yang telah dibawa dari rumahnya, hal itu disebabkan karena ke salah pahaman antara pelaku dan korban," bebernya.

Selanjunya kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Panakkukang guna diproses hukum lebih lanjut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini