Share

Viral Kades Selingkuh, Polisi Tidak Menahan Dua Pelaku dan Amankan Barang Bukti

Rustaman Nusantara, iNews · Senin 04 Juli 2022 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 512 2623078 viral-kades-selingkuh-polisi-tidak-menahan-dua-pelaku-dan-amankan-barang-bukti-q8qePqOVvi.jpg Rumah tempat Kades Pulutan dan wanita simpanannya berselingkuh, Grobogan, Jawa Tengah/Rustaman

GROBOGAN - Satu bulan setelah kasus perselingkuhan seorang Kepala Desa di Grobogan viral di media sosial, polisi telah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, hingga saat ini polisi tidak melakukan penahanan terhadap kedua pelaku tersebut karena menganggap barang bukti untuk menahan keduanya belum cukup dan kepolisian masih menunggu hasil Laboratorium Forensik terkait penelitian barang bukti yang telah diamankan polisi dalam olah TKP.

Kasus dugaan perselingkuhan Kepala Desa Pulutan dengan wanita simpanannya tersebut viral di media sosial dan menyulut amarah warga desa hingga berujung pelaporan ke Kepolisian oleh korban yang merupakan suami wanita selingkuhan sang Kades.

Meski polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku, namun warga mengaku masih geram karena sampai saat ini keduanya masih bebas beraktivitas di rumah masing-masing.

Sebelumnya, Tim Inafis Polres Grobogan Jawa Tengah telah melakukan olah TKP di rumah wanita selingkuhan kades dan mengamankan beberapa bukti berupa pakaian wanita dan barang lainnya.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, Jawa Tengah, Ajun Komisaris Polisi Afiditya Arif Wibowo membantah adanya pembiaran kasus dugaan perselingkuhan Kepala Desa Pulutan dengan tetangganya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Saat ini masih berproses di Polres Grobogan. Kami masih mengkoordinasikan dan kami juga menunggu hasil dari Labfor," ungkap Afiditya.

"Karena ada beberapa barang bukti setelah kami melakukan olah TKP, barang bukti tersebut kami serahkan ke Labfor," tambahnya.

Pihak kepolisian sengaja tidak melakukan penahanan karena barang bukti belum mencukupi.

Warga Desa Plulutan, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Jawa Tengan meminta kepolisian untuk tetap bersikap adil dan tegas serta meminta agar Kades dan selingkuhnnya untuk tetap diproses secara hukum.

Sementara itu, sang Kades pun kembali setelah menjalani pemeriksaan, ia menganggap kasus ini sudah selesai secara damai dan sudah diselesaikan antara korban dengannya.

Dugaan kasus perselingkuhan ini terungkap setelah warga melakukan penggerebekan di rumah wanita selingkuhan Kades karena warga curiga atas aktivitas Kades pada malam hari yang mendatangi rumah wanita tersebut dengan mengendarai sepeda ontel.

Setelah digerebek, Kades mengakui dan meminta perlindungan ke warga untuk tidak dimassa.

Warga berharap Kades dan selingkuhannya diproses secara hukum.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini