Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Duh! Kasat Reskrim Polres Jombang Disiram Kopi Panas saat Hendak Tangkap Bechi

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 07 Juli 2022 |16:26 WIB
Duh! Kasat Reskrim Polres Jombang Disiram Kopi Panas saat Hendak Tangkap Bechi
Foto: MNC Media
A
A
A

JOMBANG - Polisi belum berhasil menjemput paksa Moch. Subchi Azal Tsani (42) alias Mas Bechi anak Kiai Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, meski sudah melakukan pencarian selama 8 jam. Petugas masih bertahan di kawasan Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Kabupaten Jombang, tempat buronan kasus pencabulan bersembunyi.

(Baca juga: Bechi Anak Kiai Cabul Ternyata Menghilang, Ratusan Polisi Sisir Ponpes Shiddiqiyyah)

Informasi yang dihimpun Okezone, Kamis (7/7/2022) , tim gabungan dari Polda Jawa Timur, Polres Jombang, dan Brimob, sudah berada di lokasi Ponpes Shiddiqiyyah Jombang pada pukul 07.00 WIB. Bahkan polisi menutup akses jalur utama Jombang menuju Babat, Lamongan dan Kabupaten Bojonegoro, dari Jembatan Ploso hingga traffic light Bawangan yang berada utara Ponpes Shiddiqiyyah.

Sejumlah anggota kepolisian berpakaian lengkap masih bersiaga dengan tameng besi dan senjata gas air mata. Akses sejumlah pintu masuk Ponpes Shiddiqiyyah ditutup, jadi tidak ada seorang pun yang bisa keluar masuk pondok.

Sedangkan ratusan anggota buru sergap dari Satbrimob memaksa masuk ke pondok. Operasi aparat kepolisian mendapat perlawanan dari pihak pesantren.

Satu anggota Brimob Polda Jawa Timur pun terluka di tangan kanan dan dilarikan ke rumah sakit dengan mobil ambulan yang disiagakan. Bahkan Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha juga terkena siraman kopi panas dari teko, yang diduga disiramkan seorang simpatisan tersangka.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengungkapkan, ada upaya penghalangan oleh massa. Akhirnya, polisi mau tak mau melakukan upaya mendorong pagar untuk masuk ke dalam Ponpes Shiddiqiyyah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement