Kala itu Gajah Mada menjadi komandan pasukan khusus Bhayangkara yang terdiri dari 15 prajurit pengawal khusus raja yang masih setia. Pasukan Bhayangkara ini bukanlah pasukan sembarangan, mereka merupakan penjaga keamanan raja yang terdiri dari orang-orang sakti dan setia yang dipilih.
Para pengiring raja itu terdiri dari pengawal dan pelayan tersebut kemudian disebut pengalasan. Konon selama dalam pelarian di Desa Bedander itulah Gajah Mada terpaksa membunuh seorang abdi pangalasan yang juga anggota pasukan Bhayangkara yang minta izin paksa untuk pulang ke kotaraja Majapahit.
Baca Selengkapnya: Gajah Mada Gagalkan Pembunuhan Raja Majapahit Saat Tidur Pulas
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.