Share

Puluhan Anggota Khilafatul Muslimin Sukabumi Deklarasikan Setia kepada NKRI

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 21 Juli 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 525 2633692 puluhan-anggota-khilafatul-muslimin-sukabumi-deklarasikan-setia-kepada-nkri-eIJr5UI6MK.jpg Puluhan anggota Khilafatul Muslimin Sukabumi deklarasi setia NKRI dan Pancasila. (MNC Portal/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Pimpinan dan puluhan anggota Khilafatul Muslimin Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, deklarasikan ikrar janji setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berpedoman kepada Pancasila dan UUD 1945.

Deklarasi yang diinisiasi Polres Sukabumi itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyah, Kampung Cibuni, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Sukabumi, Kamis (21/7/2022).

Hadir pada acara tersebut Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi Hasen, tamu undangan lainnya, serta tokoh agama dan masyarakat.

"Telah dilakukan deklarasi kebangsaan oleh warga Khilafatul Muslimin. Warga Khilafatul Muslimin menyampaikan akan setia kepada NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika," ujar Dedy kepada MNC Portal Indonesia.

Kapolres Sukabumi mengungkapkan, setelah deklarasi ini, pihaknya akan tetap mengawal dan memantau terlaksananya aksi nyata dari deklarasi kebangsaan ini, serta mendukung tegaknya ideologi Pancasila.

"Untuk imbauannya kepada masyarakat, jangan terpancing provokasi dan lebih selektif lagi dalam menerima informasi serta konfirmasi ke pihak kepolisian, Kementerian Agama dan Pemda juga. Intinya, jangan ada kekerasan terhadap kelompok Khilafatul Muslimin," ujar Dedy.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, Hasen mengatakan komitmen kebangsaan adalah yang utama.

"Di Kabupaten Sukabumi, terdapat 919 pesantren yang terdaftar dan memiliki izin operasional. Namun untuk Khilafatul Muslimin Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyah belum terdaftar," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini