JAKARTA – Ibu Negara Ukraina Olena Zelenska menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ibu dan Bapak Negara (Summit of First Ladies and Gentlemen) di Kiev, Ukraina pada Sabtu, (23/7/2022). Tahun ini, KTT akan dikhususkan untuk mengatasi tantangan dari perang Rusia melawan Ukraina dan manusia akan menjadi fokus topik pembicaraan.
BACA JUGA: Gedung Putih Sambut Ibu Negara Ukraina, Berbagi Kisah Perang hingga Minta Dukungan AS
"Menjadi tuan rumah KTT kedua, seperti yang direncanakan tahun lalu, terlepas dari tindakan teroris setiap hari oleh Rusia, adalah keputusan kami yang dipertimbangkan dengan hati-hati. Itu datang dari kebutuhan untuk memulihkan dan membangun kembali negara kami dan untuk mendapatkan dukungan dari komunitas dunia untuk ini," kata Zelenska.
Berpidato pada kesempatan ini, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina tidak akan tersandera oleh perang dan teror yang tengah berlangsung. Zelensky menekankan bahwa perang tidak akan membuat Ukraina takluk.
“Perang tidak menghancurkan Ukraina dan tidak akan pernah menghancurkannya, tidak menghentikan kehidupan di negara kita dan tidak akan pernah menghentikannya. Dan perang pasti tidak akan membuat kita menjadi sandera teror yang dibawa penjajah ke negara kita yang indah, damai dan kuat,” kata Zelensky dalam pidatonya.
Presiden Zelensky juga mengatakan bahwa meski perang masih berlangsung, rencana pemulihan tetap perlu dibicarakan. Pemulihan yang banyak dibahas berfokus pada pemulihan sumber daya manusia, terutama bagi wanita dan anak-anak yang terdampak oleh perang.
Menurutnya, pembahasan mengenai pemulihan penting untuk dimulai agar rekonstruksi Ukraina, jaminan keamanan, dan berbagai aspek lainnya, termasuk kesehatan dan pendidikan, bisa segera dinikmati oleh rakyat Ukraina segera setelah perang berakhir.
Sementara itu, Olena Zelenska mengatakan bahwa KTT ini akan mencari jawaban atas isu pengungsi perang, penciptaan kondisi yang layak bagi pemulangan perempuan dan anak Ukraina, yang telah mengungsi dan tinggal di negara asing karena perang, dan cara memulihkan berbagai bidang termasuk kedokteran, pendidikan, budaya."
KTT ini akan dibagi menjadi empat panel diskusi tematik. Yang pertama akan dikhususkan untuk orang-orang yang terpaksa mengungsi. Panel kedua akan dikhususkan untuk anak-anak dan pendidikan.
Panel ketiga akan membahas pemulihan fisik dan mental Ukraina. Dan panel yang terakhir akan dikhususkan untuk wanita, peran mereka dalam pengambilan keputusan di bidang pertahanan, rekonstruksi negara pasca-perang.
Acara ini dihadiri oleh para ibu dan bapak negara dari beberapa negara undangan, perwakilan organisasi internasional, termasuk WHO, UNICEF, dan UNESCO, dan selebriti, penyanyi, aktor, sutradara, perwakilan dari bidang lain, yang masing-masing memiliki sesuatu untuk dikatakan kepada dunia.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.