Komnas HAM juga mendalami karakter dan hubungan pribadi antar-ajudan. Pendalaman itu, kata Anam, dilakukan untuk melihat latar belakang pada bagian peristiwa terjadi.
Ia menambahkan bahwa yang paling penting yang ingin ditanyakan Komnas HAM soal bagaimana hubungan antara ajudan Kadiv Propam Polri itu.
"Misalnya ADC kami tanya bagaimana soal perilaku kehidupan sehari-hari ADC lain. Kita tanya semua," ucap Anam.
"Ini penting untuk melihat sesuatu yang kami dapatkan sendiri oleh Komnas HAM untuk melihat constrain waktu dan melihat konteks yang terjadi dalam constrain waktu itu," ujar Anam.
Sebagai informasi, Komnas HAM memang telah melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengungkap kasus ini, yakni dengan memeriksa keluarga Brigadir J yang berada di Jambi. Lalu meminta keterangan terhadap tim forensik atau tim Dokkes Mabes Polri, dan ke depan, Komnas HAM akan mendalami soal digital forensik dan cyber terkait kasus tewasnya Brigadir J.
Baca juga: Komnas HAM Koordinasi dengan Istana soal Penanganan Kasus Brigadir J
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.