Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AS Minta Dewan HAM PBB Rilis Laporan Terbaru di Xinjiang

Andika Shaputra , Jurnalis-Rabu, 27 Juli 2022 |11:40 WIB
AS Minta Dewan HAM PBB Rilis Laporan Terbaru di Xinjiang
Foto: Antara
A
A
A

Direktur China Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di New York, Sophie Richardson, menilai surat dan kampanye tekanan China terkait di PBB tidak mengejutkan karena Beijing sangat sensitif terhadap kritik.

“Pemerintah China secara teratur mencoba untuk melemahkan atau mendahului atau menolak kritik apa pun,” kata Sophi Richardson.

Surat itu sendiri muncul sebulan setelah hampir 50 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan pernyataan bersama yang mengkritik kekejaman China terhadap Uighur dan menyerukan Bachelet untuk merilis laporan sebenarnya tentang kondisi di Xinjiang.

Diketahui, pelanggaran HAM Berat Laporan PBB akan mencakup periode dimana pihak berwenang China menahan hingga 1,8 juta orang Uighur dan minoritas Turki lainnya di kamp-kamp interniran sejak 2017.

Uighur, Kazakh, dan minoritas lainnya di Xinjiang dilaporkan telah menjadi sasaran pelanggaran berat hak asasi manusia, penyiksaan dan kerja paksa, serta pemberantasan tradisi linguistik, budaya dan agama mereka dalam apa yang disebut oleh Amerika Serikat dan beberapa parlemen Barat sebagai genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sebelumnya, kunjungan Bachelet ke China yang diatur dengan ketat ke Xinjiang hanya sedikit diungkap oleh mantan Presiden Chili dan telah dikritik negara-negara dunia sebagai tur yang dipentaskan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement