PATNA - Sambaran petir telah menewaskan 20 orang di delapan distrik di Negara Bagian Bihar di India timur hanya dalam 24 jam.
Lebih banyak badai petir dengan kilat telah diperkirakan di bagian utara negara bagian itu pada Rabu (27/7/2022) dan Kamis (28/7/2022).
Diwartakan BBC, Ketua Menteri Bihar Nitish Kumar telah meminta orang-orang untuk mengikuti saran dari otoritas penanggulangan bencana negara bagian.
BACA JUGA: Setidaknya 26 Orang Tewas Tenggak Miras Oplosan, Polisi Gelar Penyelidikan
Ratusan orang meninggal di India setiap tahun dalam insiden petir selama hujan monsun.
Salah satu alasan yang dikutip untuk tingginya jumlah kematian adalah banyaknya orang yang bekerja di luar ruangan di India dibandingkan dengan bagian lain dunia, yang membuat mereka lebih rentan.
BACA JUGA: Fenomena Sambaran Petir Terpanjang di Dunia Mencapai 805 Km, Lintasi 3 Negara
Pada Selasa (26/7/2022), Kumar mengumumkan kompensasi 400.00 rupee (sekira Rp75 juta) untuk keluarga masing-masing almarhum.
Kepala menteri telah mengadakan pertemuan pekan lalu dan meminta pejabat negara untuk memasang penangkal petir di semua gedung pemerintah, termasuk sekolah dan rumah sakit, lapor surat kabar The Times of India.