Walaupun pihak Komnas HAM, kata Anam telah mengagendakan pemeriksaan ini beberapa waktu lalu. Sebab pihaknya juga harus melakukan pemeriksaan lain terkait kasus penembakan Brigadir J ini.
"Memang kesempatannya baru hari ini. Karena kemarin kami masih konsentrasi pertama soal luka di tubuh jenazah, terus kemaren soal ADC. Nah baru hari ini siber sama digital forensik," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.