Share

Hendak Selamatkan Bagan yang Tabrakan, Seorang Nelayan Natuna Hilang di Laut

Alfie Al Rasyid, iNews · Minggu 31 Juli 2022 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 31 340 2639498 hendak-selamatkan-bagan-yang-tabrakan-seorang-nelayan-natuna-hilang-di-laut-Yv8NEce0Bs.jpg Proses pencarian korban hilang di laut/ Foto: Polres Natuna

NATUNA - Seorang nelayan dilaporkan hilang di Perairan Selaut, Pulau Kukup, Kabupaten Natuna pada Sabtu malam (30/07/2022). Korban diduga tenggelam saat hendak selamatkan bagan apung tempat ia bekerja agar tidak tabrakan dengan bagan lainnya.

Korban yang diketahui bernama Junaidi (23) berencana akan memindahkan bagan apung bersama rekannya yang bernama Eko. Kedua warga Sedanau itu hendak memindahkan bagan menggunakan pompong agar tidak terjadi tabrakan antar sesama bagan.

 BACA JUGA:KPU Bentuk 8 Tim untuk Pendaftaran dan Verifikasi Parpol Pemilu 2024

Namun nahas, bagan apung itu tabrakan dengan bagan milik Santo. Kedua bagan tabrakan diduga akibat tidak ada penerangan.

Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy melalui Kasat Pol Airud, AKP Sandy Pratama Putra mengatakan, korban sempat naik ke bagan Santo saat terjadi peristiwa tersebut. Setelah berhasil menghindari tabrakan, korban terjun ke air dan berenang mengejar bagan miliknya yang dikendalikan oleh Eko.

 BACA JUGA:Korban Tewas Kecelakaan Odong-Odong Bertambah Jadi 10 Orang, Nyawa Balita Tak Tertolong

"Junaidi berusaha menahan bagan agar tidak tabrakan. Lalu naik ke bagan Santo dan setelah berhasil, ia mau ke bagannya dan berenang. Tapi tidak berhasil," ujar AKP Sandy Pratama Putra, Minggu (31/07/2022).

AKP Sandy Pratama Putra mengatakan, rekan korban yang bernama Eko mengetahui jika korban tidak ada di bagan milik mereka sekitar pukul 19:30 WIB. Korban diduga terjatuh ke laut di titik koordinat 3,52934, N. 107. 56. 691. E Perairan Selaut, Pulau Kukup.

"Eko menyadari kalau Junaidi sudah tidak ada lagi di bagan mereka, diperkirakan terjatuh ke laut dan dia menghubungi pemilik bagan," katanya.

Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Bunguran Barat dan Pos TNI AL Sedanau. Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan.

 BACA JUGA:Runutan Rekaman CCTV di Hari Penembakan Brigadir J: Ferdy Sambo Panik Berlarian hingga Putri Candrawathi Histeris

Sementara petugas mengalami kendala dalam pencarian korban. Pasalnya gelombang laut yang tinggi dan kecepatan angin sekitar 13 Knot.

"Korban masih terus dicari. Pol Airud Polres Natuna dibantu oleh Lanal Ranai dan sesama pekerja bagan di daerah perairan Selaut Pulau Kukup untuk mencari korban," paparnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini