Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh Murid SMP di Bekasi Dilecehkan Oknum Staf Sekolah, Sering Dikirimkan Chat Mesum

Ade Suhardi , Jurnalis-Selasa, 02 Agustus 2022 |20:15 WIB
Heboh Murid SMP di Bekasi Dilecehkan Oknum Staf Sekolah, Sering Dikirimkan Chat Mesum
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

BEKASI - Murid Sekolah SMP Negeri 6 Kota Bekasi mendapatkan pelecahan seksual yang dilakukan oleh seorang oknum staf sekolahnya.

Setelah salah satu akun Instagram @menfesspondokgede, menceritakan bagian bagian chatting terduga pelaku dengan korbannya.

Terduga, pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap korbannya baik secara verbal dengan kata-kata mesum maupun secara fisik.

Korban bahkan sering dikirimkan gambar porno dan chat mesum dengan harapan korban terpancing dan memuaskan hasratnya. Bukan itu saja, pelaku disebutkan juga pernah memeras payudara korban.

Menyikapi hal tersebut, Humas SMPN 6 Kota Bekasi, Alis turut buka suara.

"Malam minggu baru dapet kabar di IG Menfesspondokgede pondok gede sudah viral seperti itu ya, kalau disitu dikatakan guru, mohon maaf itu bukan guru itu adalah tenaga administrasi yang ditugaskan di perpustakaan seperti itu,"ujar Alis kepada wartawan, Senin (01/08/2022).

Terduga pelaku yang diketahui berinisial PD, ia telah bekerja sebagai staff sejak 2013, pada tahun 2017 diangkat sebagai Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

Ia menjelaskan, dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi baru baru ini, dan belum mendapatkan laporan dari korban.

Pihaknya hingga kini masih mencari siapa saja korban yang dilakukan tindakan tak terpuji oleh oknum staff tersebut.

"Justru itu tidak ada, justru kami kesulitan untuk mencari korban, kalau di IG kan dikatakan korban ini ini dengan macam macam seperti itu. justru kita minta mana korbannya," ungkapnya.

Pihaknya pun mengungkapkan bila terdapat Korban yang menyebut mendapatkan pelecehan seksual.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement