Share

Ketua DPR AS Tiba di Taiwan, Gedung Putih: AS Tidak Akan Terintimidasi China

Susi Susanti, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 05:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2640976 ketua-dpr-as-tiba-di-taiwan-gedung-putih-as-tidak-akan-terintimidasi-china-Rr5nvcZjOD.jpg Ketua DPR AS Nancy Pelosi tiba di Taiwan (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Gedung Putih menegaskan pihaknya tidak akan terintimidasi oleh respon China terkait kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan.

Sebelumnya AS telah memperkirakan China dalam beberapa hari mendatang akan meningkatkan tanggapannya terhadap kunjungan Pelosi ke Taiwan.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan kepada wartawan, tindakan China dapat mencakup penembakan rudal di dekat Taiwan, kegiatan udara atau angkatan laut skala besar, atau "klaim hukum palsu" lebih lanjut seperti pernyataan Beijing bahwa Selat Taiwan bukan jalur air internasional.

Baca juga: Ketua DPR AS Tiba di Taiwan, China Cap Kunjungan Sangat Berbahaya Kerahkan 20 Pesawat Militer

"Kami tidak akan mengambil umpan atau terlibat dalam gemeretak pedang. Pada saat yang sama, kami tidak akan terintimidasi," katanya, dikutip Reuters.

Gedung Putih mengatakan Pelosi memiliki hak untuk mengunjungi Taiwan, seraya menambahkan bahwa China tampaknya siap untuk menanggapi, mungkin dengan provokasi militer.

 Baca juga: China Peringatkan Militernya 'Tak Akan Diam' jika Ketua DPR AS Kunjungi Taiwan

Kirby mengatakan bahwa tidak ada kemungkinan perjalanan Pelosi yang mengubah kebijakan AS terhadap Taiwan, dan bahwa Beijing sangat menyadari pembagian kekuasaan dalam pemerintah AS yang berarti Pelosi akan membuat keputusannya sendiri tentang kunjungan tersebut.

"Juru bicara DPR memiliki hak untuk mengunjungi Taiwan, dan seorang ketua DPR telah mengunjungi Taiwan sebelumnya, tanpa insiden, seperti halnya banyak anggota Kongres, termasuk tahun ini," terangnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

"Tidak ada alasan bagi Beijing untuk mengubah kunjungan potensial yang konsisten dengan kebijakan lama AS menjadi semacam krisis atau konflik, atau menggunakannya sebagai dalih untuk meningkatkan aktivitas militer agresif di atau sekitar Selat Taiwan," lanjutnya.

Kirby mengatakan China tampaknya memposisikan dirinya untuk berpotensi mengambil langkah lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang sebagai tanggapan atas kemungkinan kunjungan itu, yang belum dikonfirmasi oleh Pelosi.

Gedung Putih mengharapkan "retorika tidak bertanggung jawab" lebih lanjut dari China atas masalah ini, meskipun AS akan berusaha untuk mempertahankan jalur komunikasi dengan Beijing.

Terlepas dari kekhawatiran bahwa ketegangan yang meningkat dapat menyebabkan kesalahan perhitungan atau kecelakaan selama kunjungan semacam itu, Kirby mengatakan pemerintah AS memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa Pelosi dapat melakukan perjalanan "dengan aman dan selamat".

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa dia akan melakukannya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini