Share

Somalia Tunjuk Pendiri Kelompok Teroris Al Shabaab Sebagai Menteri Agama

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2641184 somalia-tunjuk-pendiri-kelompok-teroris-al-shabaab-sebagai-menteri-agama-Zw5tKgWgzk.jpg Pendiri dan mantan juru bicara kelompok Al Shabaab Mukhtar Robow. (Foto: Reuters)

MOGADISHU - Perdana Menteri Somalia Hamza Abdi Barre pada Selasa (2/8/2022) menunjuk salah satu pendiri dan juru bicara kelompok teroris Al Shabaab, Mukhtar Robow, sebagai menteri urusan agama, sebuah langkah yang dapat membantu memperkuat perang melawan pemberontak atau memprovokasi bentrokan antar klan lebih lanjut.

BACA JUGA: Diserang Saat Berbuka Puasa, Menlu Somalia Selamat dari Upaya Pembunuhan

Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah USD5 juta (sekira Rp74,5 miliar) untuk kepala Robow setelah dia ikut mendirikan Al Shabaab, kelompok militan Islamis yang terkait dengan Al Qaeda dan menjabat sebagai juru bicara kelompok itu.

Pemberontak Al Shabaab telah membunuh puluhan ribu orang dalam pemboman selama perjuangan mereka untuk menggulingkan pemerintah pusat Somalia yang didukung Barat dan menerapkan interpretasinya sendiri terhadap hukum Islam.

Robow berpisah dari kelompok itu pada 2013 dan secara terbuka mencela Al Shabaab ketika dia berpindah ke pihak pemerintah pada 2017.

Tetapi hubungan antara Robow dengan pemerintah Somalia memburuk setelah dia tumbuh terlalu kuat secara politik. Pemerintah Somalia sebelumnya menangkap Robow pada Desember 2018 saat ia berkampanye untuk kepresidenan regional negara bagian barat daya.

BACA JUGA: Daerah Otonomi Somalia Eksekusi 21 Militan Al Shabaab

Pasukan keamanan menembak mati setidaknya 11 orang dalam protes berikutnya, yang memicu kecaman dari PBB.

Pekerjaan baru Robow memicu tagar #FromPrisonertoMinister di twitter. Dia telah ditahan di bawah tahanan rumah sampai saat ini.

Penunjukannya dapat membantu memperkuat pasukan pemerintah di wilayah asalnya Bakool, di mana pemberontak menguasai sejumlah besar wilayah tetapi Robow juga mendapat dukungan. Namun, di sisi lain langkah ini juga dapat memicu api permusuhan dengan pemimpin kawasan, yang melihatnya sebagai saingan politik.

"Kami menyambut baik pengangkatannya. Langkah itu akan memajukan rekonsiliasi dan akan menjadi contoh yang baik bagi pembelotan tingkat tinggi Al Shabab," kata analis politik Mohamed Mohamud sebagaimana dilansir Reuters.

"Anggota Al Shabaab yang mungkin berpikir untuk menyerah ... bisa bermimpi melayani negara mereka di tingkat tertinggi."

Presiden baru Hassan Sheikh Mohamud, yang dipilih oleh anggota parlemen pada Mei, telah berjanji untuk memerangi pemberontak setelah tiga tahun di mana pendahulunya, yang termakan oleh pertikaian politik, tidak banyak mengambil tindakan terhadap Al Shabaab.

Itu memungkinkan para pemberontak untuk membangun cadangan uang tunai yang besar dan melakukan serangan di sebagian besar Somalia. Pekan lalu sejumlah pejuang Al Shabaab dan pasukan keamanan Ethiopia tewas dalam bentrokan di sepanjang perbatasan bersama kedua negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini