4. Ahmad Soebarjo
Bersama Soekarno dan Hatta, Ahmad Soebarjo ikut merumuskan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda.
Dalam pembuatannya, dia menyumbangkan sebuah kalimat yang berbunyi, “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.”
Kalimat itu menunjukkan betapa kuatnya tekad bangsa Indonesia untuk lepas dari penjajahan.
Saat peristiwa Rengasdengklok, Ahmad Soebardjo menjadi penengah antara golongan tua dan golongan muda.
Dialah yang membujuk golongan muda untuk membawa Soekarno kembali ke Jakarta.
5. Soekarni
Di antara para golongan muda yang menculik Soekarno-Hatta, Soekarni adalah salah satunya. Pria asal Blitar ini ikut mendesak Soekarno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Soekarni juga yang mengusulkan agar Soekarno dan Hatta saja yang menandatangani naskah proklamasi sebagai perwakilan bangsa Indonesia.
6. BM Diah
Saat perumusan teks proklamasi, BM Diah menjadi salah satu saksi yang menyaksikan secara langsung peristiwa bersejarah tersebut.
Sebagai seorang wartawan, dia berjasa dalam menyebarkan berita kemerdekaan ke seluruh wilayah Indonesia dengan mencetak surat kabar dan selebaran.
Pria kelahiran Aceh ini juga merupakan penyelamat dari naskah asli teks proklamasi. Setelah naskah proklamasi selesai diketik, naskah asli tersebut dibuang ke tempat sampah.
Namun, BM Diah mengambilnya kembali dan menyimpannya selama 49 tahun sebelum diberikan kepada Presiden Soeharto.
(Natalia Bulan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.