BALIKPAPAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan terdapat enam daerah (kabupaten/kota) di Provinsi Kalimantan Timur mengalami hujan hujan petir pada Senin hingga Selasa 8-9 Agustus 2022.
"Hujan petir dapat berakibat pada sejumlah hal, sehingga semua pihak harus waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Iwan Munandar dilansir Antara, Minggu (7/8/2022).
Dampak dari hujan petir yang dapat disertai dengan angin kencang antara lain banjir, sungai meluap, jalan licin, pohon tumbang, dan tanah longsor, sehingga kehati-hatian harus diutamakan oleh semua pihak.
Peringatan dini terhadap prakiraan peristiwa ini pun telah ia sampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten agar bisa dilakukan antisipasi untuk meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat.
Baca juga: Luwu Utara Diguncang Gempa M2,9
Sedangkan enam kabupaten/kota yang diprakirakan hujan petir tersebut adalah Kota Balikpapan, Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.
Rinciannya adalah di Balikpapan pada Selasa (9/8), pada pagi sekitar pukul 05.00 Wita mengalami hujan petir di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan Selatan, dan Balikpapan Tengah.
Baca juga: 11 Provinsi Ini Mendapat Warning dari BMKG, Ada Apa?
Ia melanjutkan, di Kabupaten Berau pada Senin besok sekitar pukul 17.00 Wita hujan petir diprakirakan terjadi di empat kecamatan, yakni Kecamatan Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung, dan Kecamatan Teluk Bayur.