Share

Polisi Ungkap Motif Residivis Bunuh Tukang Ojek di Sukabumi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 08 Agustus 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 07 525 2643643 polisi-ungkap-motif-residivis-bunuh-tukang-ojek-di-sukabumi-Yu4xsPr45O.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SUKABUMI - Polres Sukabumi mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka VS yang merupakan residivis terhadap pengojek bernama Salman warga Warga Kampung Legokloa, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada 23 Juli 2022.

"Motif tersangka berinisial VS nekat menghabisi nyawa korbannya karena ingin menguasai hartanya yakni sepeda motor dan uang hasil menggadaikan sepeda motor korban digunakan untuk berfoya-foya," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Dharmawansyah dilansir Antara, Minggu 7 Agustus 2022.

Menurut Dedy, meskipun VS berperawakan kurus dan pendek, tetapi tersangka dikenal sadis dalam melakukan aksinya. Sebelum melakukan pembunuhan terhadap pengojek, VS juga pernah mendekam di penjara karena terlibat kasus pencurian dengan kekerasan.

Di mana tersangka sempat melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang ibu-ibu di Kecamatan Simpenan karena ingin mengambil kalung emas milik korban. Setelah beberapa tahun keluar dari penjara dan menyandang status residivis, yang bersangkutan bukannya tobat malah semakin menjadi.

Baca juga: Kronologi Hilangnya Tukang Ojek di Sukabumi hingga Pelaku Ditangkap

Sebelumnya kejadian pembunuhan yang dilakukannya, VS juga dilaporkan telah melakukan penggelapan dan penipuan, tidak berselang lama tersangka kembali terlibat kasus yang lebih berat lagi yakni melakukan pembunuhan terhadap penarik ojek dengan tujuan ingin menguasai hartanya yakni sepeda motornya.

Baca juga: Pembunuh Tukang Ojek di Sukabumi Berhasil Ditangkap!

"Tersangka ditangkap jajaran Polsek Cisaat, Resor Sukabumi Kota atas kasus pencurian dan penggelapan. Namun, untuk kepentingan pengembangan kasusnya akhirnya VS kami bawa ke Mapolres Sukabumi untuk dilakukan penyidikan. Intinya tersangka setiap melakukan aksi kejahatannya bermotif ekonomi untuk untuk foya-foya," tambahnya.

Adapun kronologi dugaan pembunuhan yang dilatarbelakangi pencurian dengan kekerasan berawal tersangka VS meminta antar Salman sekitar pukul 14.00 WIB ke wilayah Desa Girimukti, tepatnya di Kampung Balewer, tersangka berpura-pura ingin turun untuk buang air kecil.

Namun, setelah itu terjadi adu mulut dengan korban, pelaku VS mengambil senjata yang ada di tasnya kemudian melakukan penusukan mendorong korban tersebut ke pinggir jalan, setelah itu tersangka mengambil kalung yang mana di kalung itu ada STNK dan membawa kabur sepeda motornya.

Baca juga: Modus Penculik Anak 9 Tahun di Sukabumi, Pura-Pura Minta Tolong Lalu Cabuli Korban

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini