Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pistol HS-9 Brigadir J Digunakan Pelaku Tembak Dinding Rumah Ferdy Sambo dan Jari Korban untuk Skenario

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2022 |12:42 WIB
Pistol HS-9 Brigadir J Digunakan Pelaku Tembak Dinding Rumah Ferdy Sambo dan Jari Korban untuk Skenario
Brigadir J semasa hidup/medsos
A
A
A

JAKARTA – Baku tembak Bharada E dengan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan ternyata hanya skenario belaka.

Adalah Pengacara Bharada E alias Richard Eliezer, Muhammad Burhanuddin yang mengungkapkan fakta sebenarnya berdasarkan keterangan kliennya tersebut.

(Baca juga: Bharada E Akui Tak Ada Baku Tembak, Jari Kanan Brigadir Yosua Ditembak Pistol HS-9 untuk Alibi)

Burhanuddin mengatakan, berdasarkan pengakuan dari kliennya tersebut, luka di tangan kanan Brigadir J adalah karena tembakan senjata berjenis HS-9 yang dimiliki oleh Brigadir Yosua.

Selain menembak jari, senjata milik Brigadir J tersebut digunakan untuk menembak dinding hingga langit-langit rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. "Menembak itu dinding arah-arah itunya," terangnya.

Menurut Burhanuddin, senjata milik Brigadir Yosua jenis HS-9 digunakan pelaku penembakan lain guna menembak tangan kanan Brigadir J. Hal itu, kata Burhanuddin, sebagai bentuk alibi adanya aksi baku tembak.

"Jadi senjata yang tewas itu (Brigadir Yosua) dipakai untuk tembak jari kanan itu," ujar Burhanuddin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/8/2022).

Burhanuddin mengatakan, Ia membenarkan adanya aksi penembakan yang diperintah langsung oleh atasan Bharada E. "Iya betul. Disuruh tembak. Tembak, tembak, begitu," tutup Burhanuddin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement