Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kepala Kampung di Nduga Danai KKB Rp150 Juta untuk Beli Amunisi

Awaludin , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2022 |22:25 WIB
Kepala Kampung di Nduga Danai KKB Rp150 Juta untuk Beli Amunisi
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

JAYAPURA - Seorang kepala kampung ditangkap polisi karena diduga menjadi penyuplai dana untuk membeli amunisi, buat kelompok bersenjata di Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Faizal Rahmadani mengakui, baru satu dari tiga kepala kampung yang diduga mendanai pembelian 615 peluru yang ditangkap di Yalimo, pada 30 Juni lalu.

 BACA JUGA:Bripda Diego Tewas Dibunuh KKB Teroris, Danki Brimob Wamena Terancam Dipecat

TL yang adalah kepala Kampung Wusi, Distrik Wusi, Kabupaten Nduga, ditangkap pada Kamis 4 Agustus 2022, di Kenyam, dan dari pemeriksaan yang bersangkutan ngaku memberi Rp150 juta.

"Memang baru satu kepala kampung yang ditangkap, sedangkan dua lainnya sudah diketahui identitasnya termasuk sekretaris kampung yang meminta ke kepala kampung uang dengan alasan membantu mahasiswa," kata Rahmadani, seperti dilansir dari Antara, Senin (8/8/2022).

 BACA JUGA:Tokoh GKII Papua Kecam Pembunuhan Pendeta dan Ustaz oleh KKB Nduga

Penangkapan TL itu dilakukan setelah penyidik mendalami asal dana yang digunakan AM, seorang ASN asal Kabupaten Nduga yang ditangkap di Yalimo bersama 615 peluru

"Diduga uang yang digunakan berasal dari dana kampung atau dana desa," kata dia.

Kasus 615 peluru berbagai kaliber yang diamankan sebelum diterima kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya diduga dibeli dari oknum anggota TNI AD seharga Rp 200.000/butir. Saat ini dua oknum anggota TNI AD ditahan karena diduga terkait penjualan 615 peluru.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement