Share

Begal Payudara Kembali Berulah, Polisi Kesulitan Mengungkap Kasus

Erfan Erlin, iNews · Kamis 11 Agustus 2022 04:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 510 2645696 begal-payudara-kembali-berulah-polisi-kesulitan-mengungkap-kasus-94lVtlA9Qt.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

YOGYAKARTA - Kapanewon Ngaglik Sleman kembali geger. Begal payudara yang selama ini meresahkan kaum perempuan pengendara sepeda motor kembali berulah. Polisi masih kesulitan mengungkap predator perempuan pengendara motor tersebut.

Kali ini, aksi begal payudara terjadi di kawasan Jalan Palagan Kapanewon Ngaglik Kabupaten Sleman. Peristiwa tersebut diunggah ulang media sosial Twitter @merapi_uncover dari pemilik akun @lladiesgrll.

 BACA JUGA:Dibawa Brimob, Barang Bukti Hasil Penggeledahan Rumah Ferdy Sambo Diperiksa Bareskrim

Sebuah video dari kamera tersembunyi di suatu tempat yang memperlihatkan adanya seorang pengendara motor, berputar balik mengejar pengendara lain usai berpapasan diunggah dalam akun Twitter tersebut.

"Ini ada CCTVawal mula sayam(korban) papasan dengan pelaku. dia papasan sm saya lgsg puter balik ngikutin saya," tulis akun tersebut.

 BACA JUGA:Ingat! Puncak Supermoon Terakhir di 2022 akan Terjadi Jumat Besok

"Anj..g bgt nggo pelaku bega payudara pagi tadi sekitar jam 4.15-4.20 lokasi jl palagan pelakunya make Vario item. Rupane tuo Elik kae helm e Ireng, kayane banyak korban dengan pelaku yg sama juga lokasi juga sekitar Sana'a semoga di up biar cpt ketemu," retweet merapiuncover.

Video tersebut diunggah hari Rabu (10/8/2022) tentu langsung mengundang berbagai komentar warganet.

"Iyes udah banyak korbannya," tulis akun @mitAyudistira.

Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Sleman Iptu Agus Setyo Wahyudi mengaku meskipun sering diunggah ke media sosial, namun tidak ada yang melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Padahal polisi selalu memberikan himbauan kepada korban agar segera melapor.

"Mereka hanya menulis di media sosial. Dan tidak pernah melapor ke kami," terangnya

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Pihaknya sebenarnya tidak pernah tinggal diam. Mereka sudah menemui beberapa korban yang pernah mengunggah peristiwa begal payudara ke media sosial untuk menemukan pelaku.

Meski tidak ada laporan, Agus mengaku terus berusaha mengungkap kasus tersebut. Namun untuk pelaku belum berhasil diamankan karena korban tidak bisa spesifik ke arah identitas.

 BACA JUGA:Optimis Timnas Indonesia U-16 Mampu Sikat Vietnam di Final Piala AFF U-16 2022, Ketum PSSI: Insya Allah Juara

"Karena kejadian malam, saat ditanya ciri-ciri pelaku. Kami masih berupaya keras supaya bisa terungkap," ucapnya.

Ia menghimbau kepada korban untuk melakukan perlawanan minimal dengan teriak. Sehingga nanti ada orang lain yang akan membantu mengejar pelaku. Dan selama ini rata-rata korban memang tidak berbuat apa-apa.

 BACA JUGA:Serahkan DIM ke Fraksi PKB, Dewan Pers Soroti Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP

Sementara itu dimintai keterangan secara terpisah, Kapolres Sleman AKBP Imam Rifai mengakui sudah mendengar peristiwa begal payudara ini. Dan hal tersebut sudah menjadi perhatian mereka.

"sebagai upaya ungkap pelaku begal payudara tersebut, saya sudah meminta jajaran Polsek setempat untuk menambah waktu dan personel patroli di jam rawan. Khususnya TKP yang Palagan, pagi," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini