Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bupati Pemalang Diduga Ditangkap KPK, Ini Biografi dan Pernyataan Dia Soal Korupsi

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2022 |01:57 WIB
Bupati Pemalang Diduga Ditangkap KPK, Ini Biografi dan Pernyataan Dia Soal Korupsi
Ilustrasi/ Doc: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Orang nomor satu di Kabupaten Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama sejumlah orang lainnya dikabarkan terkena Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat berada di kawasan Komplek Parlemen Senayan, DKI Jakarta pada Kamis (11/8/2022).

Bupati Pemalang periode 2021-2025, Mukti Agung Wibowo (45), terpilih berdasarkan Pemilihan umum Bupati Pemalang 2020 bersama dengan Mansur Hidayat dan diusung oleh PPP dan Gerindra.

 BACA JUGA:Dikabarkan Terjerat OTT KPK, Ini Harta Kekayaan Bupati Pemalang

Ia dikenal sebagai salah satu anak dari pemilik Perusahaan Otobus (PO) Dewi Sri.

Mukti juga diketahui memiliki keluarga yang pernah menduduki jabatan publik seperti dua orang kakaknya Idza Priyanti (Bupati Brebes) dan Ikmal Jaya (Wali Kota Tegal).

Mukti diketahui merupakan almamater dari Universitas Trisakti dan Universitas Diponegoro.

 BACA JUGA:Irjen Ferdy Sambo Akui Bikin Informasi Bohong soal Penembakan Brigadir Yosua

Dalam kesempatan pelantikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemalang, Slamet Masduki pada Rabu (10/8/2022) lalu, Mukti Agung Wibowo menjelaskan pengisian kekosongan jabatan Sekda tersebut sangat penting dilakukan karena tugas dan wewenang Sekda sangat menentukan jalannya organisasi pemerintahan.

Mukti juga mengingatkan kepada semua jajarannya untuk menghindari perilaku korupsi.


"Kami juga memberikan masukan terutama Apip (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) sebagai pengawas internal untuk memberikan peringatan dan pengawasan. Lebih baik kita mencegah (korupsi) karena kalau sudah terjadi tidak ada obatnya," kata Mukti usai acara pelantikan tersebut.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement