SUKABUMI - Kelompok pelajar SMP diserang kelompok remaja di Alun-alun Palabuhanratu, tepatnya depan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Jalan Pemda, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/8/2022).
BACA JUGA:Dikabarkan Terjerat OTT KPK, Ini Harta Kekayaan Bupati Pemalang
Informasi yang dihimpun, kedua kelompok tersebut sudah adu jotos dari tempat sebelumnya, kelompok pelajar yang terdesak akhirnya berlarian ke lokasi keramaian di sekitar area Alun-alun Palabuhanratu. Kejadian tersebut membuat heboh warga yang sedang berada di lokasi kejadian.
Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, Heri (24) mengatakan bahwa terlihat kelompok pelajar berlarian sedang diserang oleh kelompok ramaja yang membawa senjata tajam jenis celurit dan golok. Warga yang melihat kejadian tersebut lalu mengejarnya.
BACA JUGA:Bupati Pemalang Diduga Ditangkap KPK, Ini Biografi dan Pernyataan Dia Soal Korupsi
"Kaget, tadi tiba-tiba ada anak sekolah berpakaian hitam-hitam sama hitam abu, logonya merah. Lalu kemudian ada yang di motor membacokan cerulit hingga nancep di jok. Untung aja gak kena kalau kena wah kayanya ada korban," ujar Heri kepada MNC Portal Indonesia.
Lebih lanjut Heri mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.45 WIB, pada saat para pelajar tersebut bubaran pulang sekolah dan kondisi di alun-alun sedang ramai. Salah satu orang pelajar yang lari ke pos security langsung diamankan security dan warga.
"Tadi langsung diamanin satu orang, setelah itu kemudian dijemput sama polisi. Beruntung tidak ada korban jiwa, awalnya sempet kaget juga tiba-tiba anak sekolah saling serang di jam bubar sekolah," tambah Heri.
Sementara itu security Setda Kabupaten Sukabumi, Dede Rahman (37) mengatakan bahwa kejadian tersebut mengundang warga mengepung para remaja yang membawa senjata tajam dan kelompok pelajar yang menggunakan sepeda motor.
BACA JUGA:Nyari Ikan di Sungai Ciliwung, Bocah 11 Tahun Hanyut
"Kedua kelompok pelajar dan remaja yang bertikai tersebut melarikan diri setelah dikejar warga. Namun ada satu pelajar yang lari ke pos security seperti minta perlindungan, diamankan di pos security lalu dibawa oleh polisi," ujar Dede.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.