Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Skenario Penembakan Brigadir J Terkuak, Sambo Pura-Pura Menangis Seolah-olah Terjadi Tembak Menembak

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Minggu, 14 Agustus 2022 |04:05 WIB
Skenario Penembakan Brigadir J Terkuak, Sambo Pura-Pura Menangis Seolah-olah Terjadi Tembak Menembak
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Misteri kasus penembakan Brigadir J mulai terkuak satu per satu. Salah satunya adalah cara atau skenario yang dilakukan mantan Irjen Ferdy Sambo.

Hal ini diungkapkan Menko Polhukam Mahfud MD dalam podcast Deddy Corbuzier di Youtube, seperti dikutip, Sabtu (13/8/2022).

Mahfud membongkar skenario yang disusun Sambo terkait kasus penembakan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurut Mahfud, Sambo memanggil Anggota Kompolnas Poengky Indarti, untuk mendengarkan tangisannya, seolah tembak menembak antar polisi benar terjadi. Mahfud menilai hal itu dilakukan Sambo sebagai jebakan psikologis.

Baca juga: 4 Polisi Baru yang Dikurung karena Langgar Etik Kasus Brigadir J, Personel Polda Metro Berpangkat Pamen

"Itu bukan main pra kondisinya, sebelum skenario itu dimunculkan. Tidak banyak orang yang tahu sudah ada jebakan psikologis kepada orang-orang tertentu untuk mendukung bahwa itu tembak menembak," terangnya.

Baca juga: Akui Sebar Informasi Bohong Kematian Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Siap Bertanggung Jawab

"Kompolnas, dipanggil Pak Sambo ke kantornya. Hanya untuk nangis di depan kompolnas. 'Saya teraniaya, kalau saya sendiri ada di situ, saya tembak habis dia'. Yang dari Kompolnas Mbak Poengky," terang Mahfud menirukan perkataan Sambo.

Menurut Mahfud MD, tak cuma Poengky, sejumlah pesohor lainnya juga dipanggil Sambo untuk mendengarkan tangisan dan sudah dirancang agar mereka percaya dengan skenario yang dibuatnya. Namun, nama lainnya disensor dalam podcast tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement