JAKARTA – Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang didalangi Irjen Ferdy Sambo di rumah dinasnya di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, masih menjadi sorotan masyarakat.
(Baca juga: Beri Dua Amplop ke Staf LPSK, Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK)
Pasalnya, Brigadir Yosua sudah bekerja sebagai ajudan Irjen Fedy Sambo sejak tahun 2019 lalu. Dengan setia Brigadir Yosua menjadi ajudan untuk mantan Kadiv Propam Polri ini.
Namun, kesetiaan Brigadir Yosua pada Ferdy Sambo justru berujung musibah. Brigadir Yosua tewas mengenaskan di tangan Bharada E atas perintah komandannya yang tak lain adalah Ferdy Sambo.
Di sisi lain, beredar video lawas Brigadir Yosua bersama Irjen Ferdy Sambo. Dalam video tersebut nampak Brigadir Yosua dan ajudan lainnya sedang bermain bola basket bersama Ferdy Sambo.
Video viral tersebut di unggah oleh akun Instagram @artis.indo_hits. Dalam tayangan terlihat, Bripka Matius Marey, salah satu ajudan Ferdy Sambo yang disebut-sebut memiliki tato disekujur tubuhnya ikut bermain basket bersama.
Sementara, Ferdy Sambo yang terlihat masih gondrong terliat antusias bermain basket dengan para ajudannya. Tak terlihat adanya konflik di antara atasan dan bawahan ini dalam video itu.
Melihat unggahan video tersebut, warganet merasa miris atas kematian yang menimpa Brigadir Yosua. Warganet pun tak menyangka hubungan baik Brigadir J dan Ferdy Sambo berujung pembunuhan.