Share

DPW Perindo NTB Ziarah Makam Pahlawan TGKH Zainuddin Abdul Madjid Jelang

Nur Khabibi, MNC Portal · Rabu 17 Agustus 2022 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 17 340 2649246 dpw-perindo-ntb-ziarah-makam-pahlawan-tgkh-zainuddin-abdul-madjid-jelang-Ca68Ye3TXJ.jpg Partai Perindo ziarah makam (Foto: MPI/Ist)

JAKARTA - Jajaran pengurus DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Nusa Tenggara Barat (NTB) berziarah ke makam Tuan Guru KH. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok Timur pada Selasa, (16/8/2022). Ia adalah pahlawan nasional sekaligus ulama besar asal Pulau Lombok.

Ziarah makam tersebut dilakukan menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77.

Ketua DPW Perindo NTB Lalu Athari Fathullah menyatakan, kegiatan tersebut merupakan ajakan semua kalangan untuk melakukan refleksi terhadap perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan para pahlawan, khususnya sosok TGKH Zainuddin Abdul Madjid di Pulau Lombok.

Selain itu, acara yang juga dihadiri pengurus DPD Partai Perindo se-Pulau Lombok juga untuk meneladani perjuangan TGKH Zainuddin Abdul Madjid sebagai guru dan sosok yang kharismatik.

"Kader dan pengurus DPW Perindo NTB ingin memberikan penghormatan bagi jasa pahlawan. Peringatan kemerdekaan yang ke-77 esok menjadi momentum untuk kita memperkuat jati diri dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan pahlawan, khususnya Maulana Syaikh," kata Lalu Athari Fathullah kepada wartawan.

Ziarah makam ini, kata Lalu Athari juga merupakan bagian dari cara untuk mengenang jasa para pahlawan. Athari memberikan penilaian khusus terhadap sosok Maulana Syaikh. Menurutnya, Maulana Syaikh tak hanya sekadar pahlawan biasa, melainkan beliau juga adalah seorang ulama dan habaib.

"Indonesia bisa menjadi negara sehebat ini karena doa dan perjuangan ulama-ulama terdahulu. Tanpa adanya perjuangan ulama kita tidak akan bisa merasakan kemerdekaan seperti saat ini, salah satunya TGKH Zainuddin Abdul Madjid ini," ujarnya.

Dia berharap, sebagai generasi bangsa, kader Partai Perindo khususnya di NTB juga bisa mentauladani spirit perjuangan para pahlawan, sehingga apa yang menjadi cita-cita para pendahulu bangsa bisa terwujud. Lalu Athari mengatakan, para pahlawan yang terbaring di pemakaman itu adalah orang-orang yang telah membayar ongkos kemerdekaan dengan jiwa dan raga mereka.

"Maka tidak ada opsi lain, tidak ada opsi bersantai, opsi kita hanya satu, partai harus membersamai rakyat melanjutkan perjuangan para pahlawan," tegasnya.

Lebih jauh, pihaknya mengajak semua elemen untuk mengisi momentum perayaan Hari Kemerdekaan dengan melakukan hal-hal positif.

"Sebagai generasi penerus bangsa, sudah seyogianya kita meneruskan perjuangan. Menciptakan persatuan dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di NTB," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini