“Orang sukses itu biasanya yang mampu menyeimbangkan antara keduanya. Baik organisasi maupun akademiknya,” tandasnya.
Dalam berorganisasi, kita sedang melakukan pemenuhan dengan kapasitas sosial atau interpersonal kita. Sedangkan dengan belajar formal termasuk peningkatan skill adalah kemampuan personal yang juga sangat diperlukan.
"Maka, sehebat apa pun kapasitas personal kita tapi kalau tidak punya media atau cara untuk menyampaikannya itu kurang sempurna. Dan kalau aktif berorganisasi tapi kurang kemampuan personal dan individunya juga akan rusak,” lengkapnya
Turut hadir dalam acara tersebut, Rektor UIN Walisongo Semarang Profesor KH. Imam Taufiq, Kepala LPM UIN Semarang, Segenap Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Besongo juga Abdullah Mas’ud, Kepala Bidang Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
(Natalia Bulan)