BOLSEL - Seorang pria lanjut usia, Hamin Podomi (62), warga Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah sebelumnya pamit pergi ke kebun pada Senin (22/8/2022)
BACA JUGA:Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J, Polri Periksa Putri Candrawathi Besok
Masyarakat setempat sebelumnya telah melaksanakan pencarian mandiri bersama-sama sampai pukul 23.00 akan tetapi belum menemukan tanda tanda korban. Masyarakat kemudian melaporkan kehilangan itu ke kantor Basarnas, Selasa, (23/8/2022)
Basarnas Manado melalui UPT pos SAR Kotamobagu kemudian melaksanakan pencarian terhadap korban yang dilaporkan menghilang di perkebunan di Desa Tobayagan.
Kepala Kantor SAR Manado, Monce Brury mengatakan bahwa diketahui korban kesehariannya berkebun melewati sungai yang pada saat itu arus sungai agak kuat sehingga diperkirakan korban hilang terbawa arus sungai.
"Operasi pencarian memasuki hari ke 2, tim SAR gabungan seperti Basarnas, BPBD, Koramil, Polsek Pinolosiaan, PT JRBM, Tagana dan masyarakat setempat, pencarian hari ini di laksanakan dengan penyisiran di kebun korban, penyisiran di sungai yang korban lewati," tutur Kepala Kantor SAR Manado, Monce Brury, Rabu (24/8/2022).
BACA JUGA:Kapolri Blak-blakan soal Temuan Uang Rp900 Miliar di Bunker yang Disebut Milik Sambo
Penyisiran dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Tim SAR gabungan tetap selalu berkoordinasi kepada tim yang terlibat di lapangan maupun kepada masyarakat di sekitar Desa Tobayagan yang melihat ciri ciri korban.
Sekitar pukul 16.01 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa di laut, sekitar 300 m dari pesisir pantai dengan jarak dari lokasi kejadian sekira 2.51 Km sebelah Barat Daya.
"Korban langsung di evakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke rumah Korban untuk disemayamkan," kata Monce.
Penemuan Korban ini kata dia merupakan suatu bentuk upaya kerja keras, sinergitas dan soliditas dari seluruh Unsur SAR yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan Operasi SAR ini, sehingga korban bisa segera ditemukan.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Unsur SAR yang terlibat, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas semua kebaikan kita, dan menjadi catatan amal ibadah kita di akhirat kelak," ujar Monce.
(Nanda Aria)