DELISERDANG - Rombongan yang mengaku Raja Urung Sinembah turun ke lahan yang akan dijadikan proyek Sport Center oleh Pemprov Sumatera Utara.
Lahan ini luasnya kurang lebih 300 hektare dan berada di Jalan Sultan Serdang Arteri Bandara, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Sumatera Utara.
Dalam kegiatan ini, pria yang mengaku Raja Urung Sinembah langsung masuk ke lahan terkait dan memasang palang sebagai bentuk klaim terhadap lahan tersebut.
Sempat terjadi ketegangan antara keluarga yang mengaku raja dengan pihak keamanan Sport Center, namun akhirnya palang tersebut berhasil didirikan di atas lahan.
Pria yang mengaku Raja Urung Sinembah meminta kepada pihak Pemprov Sumatera Utara untuk segera menghentikan segala aktivitas yang ada di atas lahan tersebut.
Ia beralasan karena selama ini pihak Pemprov dianggap tidak pernah mengakui adanya Kerajaan Urung Sinembah yang sejarah pernah membuktikan adanya kerajaan tersebut.
Keluarga yang mengaku pihak kerajaan ini juga membawa peta wilayah Kerajaan Sinembah, meminta Gubernur Sumatera Utara menunjukkan dasar terbitnya sertifikat di lahan yang akan dijadikan Sport Center ini.
"Meminta pertanggungjawaban atau pengakuan oleh pemerintah bahwa Kerajaan Urung Sinembah itu masih ada berikut masyarakat adatnya," ujar Wan Fahrurozi Barus, Raja Urung Sinembah.
"Meminta semua penghentian semua pembangunan di lahan Kerajaan Urung Sinembah tanpa adanya konfirmasi ke Raja Urung Sinembah," tambahnya.
Lahan yang saat ini akan dibangun Sport Center telah ditanami tanaman jagung oleh sejumlah kelompok penggarap.
Sehingga pria yang mengaku Raja Urung Sinembah ini ke depannya akan menduduki lahan tersebut sesuai dengan kewenangan wilayah kerajaannya karena sampai saat ini pembangunan Sport Center belum juga dimulai.
(Natalia Bulan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.