Seorang juru bicara Departemen Lingkungan, Pangan, dan Urusan Pedesaan Inggris mengatakan tidak benar bahwa Inggris tidak berpegang teguh pada target kualitas air.
"Undang-Undang Lingkungan telah membuat undang-undang kami lebih kuat tentang kualitas air daripada ketika kami berada di UE, dari target untuk mengatasi polusi nutrisi hingga kekuatan baru untuk mengatasi zat berbahaya di perairan kita,” terangnya.
"Kami juga telah membuat undang-undang bagi perusahaan air untuk mengurangi frekuensi dan volume pembuangan dari luapan badai dan membuat undang-undang bagi perusahaan air untuk memasang monitor baru untuk melaporkan secara real time setiap pembuangan limbah di daerah mereka,” lanjutnya.
Namun, Demokrat Liberal (Defra) menuduh perusahaan air gagal memantau limbah dengan benar, dengan mengatakan banyak perangkat pemantauan seperti itu tidak dipasang atau tidak berfungsi.
Juru bicara Defra mengatakan pemerintah akan segera meluncurkan rencana terbesar di Inggris untuk mengurangi luapan limbah selama badai.
(Susi Susanti)