JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima perwakilan dari holding industri pertahanan DEFEND ID dalam rangka menerima paparan dan bertukar pikiran terkait strategi pengembangan kendaraan taktis produksi dalam negeri, Senin (29/8/2022), di Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Prabowo pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pengembangan produk rantis adalah salah satu langkah strategis untuk memacu peningkatan kemampuan industri pertahanan di Tanah Air.
BACA JUGA:Marak Judi dan Prostitusi, 120 Bangunan Liar di Pinggir Rel Jaktim Dibongkar KAI
Kebijakan offset dalam pembelian alutsista pun dapat diarahkan kepada upaya pengembangan rantis.
“Kita harus sepakat kalau pengembangan kendaraan taktis ini sangat penting untuk industri pertahanan kita,” ujar Prabowo.
Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari DEFEND ID, di antaranya PT Pindad, PT Len Industri selaku induk dari holding DEFEND ID yaitu Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose, Direktur Utama PT Len Industri Bobby Rasyidin.
BACA JUGA:Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dan Keluarga Terpapar Covid-19
Perwakilan DEFEND ID dalam kesempatan tersebut memaparkan bahwa pengembangan rantis produksi dalam negeri sangat membutuhkan dukungan dari ekosistem industri dan kebijakan industri pertahanan, yang terus didorong oleh pemerintah.
Digarisbawahi pula bahwa seiring dengan pengembangan kendaraan taktis ini, harus dibangun juga industri hulu hingga industri hilirnya agar keberlanjutan operasional produk dapat terjamin minimal 10 tahun.