Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Krisis Politik Irak Picu Bentrokan Berdarah, Dubes RI Imbau WNI Tak Keluar Rumah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 31 Agustus 2022 |16:55 WIB
Krisis Politik Irak Picu Bentrokan Berdarah, Dubes RI Imbau WNI Tak Keluar Rumah
Anggota Brigade Perdamaian Sadr bentrok dengan pasukan keamanan Irak di dekat Zona Hijau, Baghdad, Irak, 30 Agustus 2022. (Foto: Reuters)
A
A
A

Usul ulama terkemuka Moqtada Al-Sadr untuk membubarkan parlemen dan melangsungkan pemilu lebih awal ditolak oleh Dewan Kehakiman Tertinggi Irak pada 14 Agustus lalu, yang menilai mereka tidak berwenang melakukan hal itu.

Para pendukung Sadr memprotes keputusan itu dengan menyerbu parlemen dan memasuki Zona Hijau Baghdad. Blok politik Sadr telah memenangkan jumlah kursi terbesar di parlemen tetapi gagal membentuk pemerintahan mayoritas yang mengecualikan saingannya yang bersekutu dengan Iran. Bentrokan tak terhindarkan sejak akhir pekan lalu, yang mengakibatkan sedikitnya 22 orang tewas.

Kebuntuan politik ini membuat Sadr pada Senin (29/8/2022) mengundurkan diri dan menyerukan kepada seluruh pendukungnya untuk meninggalkan Zona Hijau yang mereka duduki.

Pengamat Timur Tengah di Universitas Indonesia Yon Machmudi mengatakan memahami alasan pengunduran diri Al Sadr itu, meskipun menurutnya hal ini justru dapat membuat situasi di Irak semakin berbahaya.

“Ia frustrasi dengan kondisi yang ada dan ini akan membahayakan jika yang terjadi di lapangan tidak terkendali. Para pendukung Sadr sendiri bisa marah terhadap realitas politik yang ada. Memang kesempatan untuk melakukan koalisi dan duduk bersama antar faksi itu sulit dicapai, dan ini yang dialami Sadr,” jelas Yon.

Yon menilai di titik ini dibutuhkan bantuan pihak luar, baik Amerika Serikat atau PBB, untuk mendorong berlangsungnya dialog nasional antar kelompok-kelompok yang bertikai di Irak.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement