Share

Gadaikan Sertifikat Tanah Warganya Rp5 Juta, Kaur Desa di Bali Ditangkap

Mohamad Chusna, Sindonews · Kamis 01 September 2022 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 244 2658699 gadaikan-sertifikat-tanah-warganya-rp5-juta-kaur-desa-di-bali-ditangkap-LyHPB0kyje.jpg Kaur desa di Buleleng, Bali ditangkap setelah menggadaikan 2 sertifikat tanah milik warganya senilai Rp5 juta. (Ist)

DENPASAR - Seorang Kaur Desa Tigawasa, Buleleng, Bali, Putu Putra Adnyana (45), diamankan polisi. Hal itu lantaran dia telah menggadaikan sertifikat tanah milik warganya.

"Pelaku ini bertugas mengurus sertifikat warga. Tapi, setelah sertifikat jadi malah digadaikan," kata Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Hadimastika, Kamis (1/9/2022).

Dia menjelaskan, pelaku ditunjuk kepala desa setempat untuk mengurus penerbitan sertifikat tanah melalui program percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PPTSL).

Sertifikat tanah yang diurus di antaranya milik korban, Made Astra. Setelah diurus pelaku, dua sertifikat korban terbit pada Januari 2022.

Namun, tanpa sepengetahuan dan seizin korban, Adnyana lantas menggadaikan dua sertifikat milik korban kepada seseorang. Masing-masing sertifikat digadaikan Rp5 juta.

Korban yang belakangan mengetahui sertifikat tanahnya dipakai sebagai jaminan untuk meminjam uang, awalnya memberikan waktu kepada pelaku untuk mengembalikan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, setelah dua kali diminta dan tidak kunjung diberikan, korban akhirnya memilih lapor polisi.

"Dari laporan korban, pelaku lalu diamankan," ujar Hadimastika.

Adnyana kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. "Kita kenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini