BEKASI - Truk trailer menabrak halte dan Tower BTS di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, pada Rabu 31 Agustus 2022. Lokasi tersebut tepatnya di depan SD Kotabaru II dan III. Akibatnya, 11 orang tewas dan puluhan orang luka-luka.
Dibalik tragedi tersebut, terdapat kisah yang menyentuh dari keluarga korban meninggal kecelakaan maut SDN Kota Baru II dan III. Ya, Naufal Shidqi Siswa kelas 5 yang bersekolah di SDN Kota Baru itu harus merenggang nyawa akibat kecelakaan tersebut. Awalnya keluarga sempat tidak menduga bocah yang sehari-hari periang dan rajin mengaji tersebut harus berpulang karena kecelakaan maut itu.
BACA JUGA:Ini Identitas 33 Korban Kecelakaan Maut Truk di Bekasi
Pihak keluarga mengatakan tidak menemukan nama Naufal pada saat datang ke Rumah Sakit Ananda. Selain itu, wajah Naufal sempat tidak dikenali oleh keluarga karena luka lebam di area muka yang membuat wajahnya tidak dapat dikenali.
Kendati begitu, akhirnya ia pun dapat dikenali oleh sang kakaknya setelah melihat baju yang dikenakan dan tanda lahir yang berada di badan korban.
Nenek Naufal, Mariyam mengatakan, bahwa cucunya tersebut sehari-hari merupakan anak yang periang, dan mudah bergaul serta rajin mengaji.
"Anaknya periang, kalem, pinter dan memang anaknya sangat baik, rajin ngaji juga memang anaknya kalem dan sopan, makanya pas kejadian ini kita sekeluarga tuh terpukul," ujarnya saat ditemui, Kamis (1/9/2022).