Share

Judi Online Berkedok Warnet Digerebek, 6 Pelaku Ditangkap

Dede Febriansyah, MNC Portal · Kamis 01 September 2022 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 610 2658867 judi-online-berkedok-warnet-digerebek-6-pelaku-ditangkap-gZBj0Ctkc0.jpg Ditreskrimsus Polda Sumsel gerebek judi online berkedok warnet. (MNC Portal)

PALEMBANG - Unit V Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Jatanras Polda Sumatera Selatan menggerebek sebuah warnet di daerah Seberang Ulu (SU) I Palembang yang menyediakan jasa judi online jenis slot dan poker.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Anwar Reksowidjojo mengatakan, dari penggerebekan tersebut pihaknya mengamankan enam orang. Satu di antaranya pemilik warnet Loly Net yang beralamat di Lorong Sungai Aur, SU I Palembang.

"Saat penggerebekan oleh anggota kami, warung internet tersebut digunakan sebagai tempat perjudian online," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Anwar Reksowidjojo, Kamis (1/9/2022).

Anwar mengatakan, keenam orang yang diamankan dalam penggerebekan tersebut yakni Ernes (34), selaku pemilik warnet Loly Net, dan lima pemain di antaranya Taufik (22), Hendri (39), Andre (39), Budi (34) dan Supriyadi (32).

"Modus dari kasus ini yakni Ernes selaku pemilik warnet menyediakan akun judi online yang dapat digunakan pengunjung dan pelanggan warnet di tempatnya," ungkap Anwar.

Ia melanjutkan, pemilik warnet Loly Net yang telah beroperasi selama 3 tahun tersebut menyediakan rekening untuk deposit dan juga penampungan kemenangan.

"Setiap minggunya pelaku menerima keuntungan lebih dari Rp2 juta dari bisnis gelapnya ini. Setiap kali pelanggannya menang maka tersangka Ernes akan memotong 5 persen," ungkapnya.

Dari lokasi penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa 8 PC beserta perangkat lainnya seperti CPU, layar monitor, keyboard, dan mouse. Polisi juga mendapati satu buah buku tabungan atas nama Ernes, satu ponsel Nokia, uang yang menjadi modal senilai Rp3,5 juta, dan uang Rp470 ribu dari deposit pemain.

"Atas pengungkapan kasus ini, para tersangka terancam dijerat pasal 303 KUHP Jo pasal 303bis KUHP dengan ancaman hukuman penjara sepuluh tahun," ucapnya.

Sementara itu pemilik Loly Net, Ernes mengaku memiliki ide menyediakan jasa perjudian online tersebut karena melihat warnet lainnya. "Saya waktu itu lihat warnet-warnet yang sudah duluan," ucapnya.

Ernes mengungkapkan, dalam satu hari dirinya bisa mendapatkan keuntungan ratusan ribu rupiah.

"Pelanggannya rata-rata masih dikenal karena teman di lorong. Dan sehari bisa dapat Rp00-300 ribu," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini