BATANG - Kasus guru agama cabul di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Batang, Jawa Tengah hingga kini terus didalami pihak kepolisian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapatkan fakta baru, jika tersangka mencabuli para korbannya di berbagai lokasi yang ada di sekolah.
Kasus guru agama cabul di sebuah SMP di batang menjadi perhatian serius Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Jajaran penyidik Satreskrim Polres Batang di-back up tim penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah menggelar olah TKP di sekolah tersebut.
BACA JUGA:20 Santriwati di Kabupaten Bandung Diduga Jadi Korban Pencabulan, Ini Rekomendasi KPAI
Terungkap, sejumlah tempat sering digunakan tersangka untuk melancarkan kelakuan bejatnya kepada para korbannya. Pelaku mencabuli puluhan siswi mulai dari ruang OSIS, gudang, ruang kelas hingga musholla sekolah.
Korban dipaksa telanjang, ada juga yang dipaksa berhubungan suami istri dan divideokan. Beberapa siswi dipaksa memvediokan saat mandi dan mereka semua diancam agar tidak memberitahukan kejadian ke siapapun.
BACA JUGA:Sidang Pencabulan Santriwati Berlangsung Tertutup, Istri Mas Bechi Setia Dampingi
Direskrimum Polda Jawa Tengah Kombes Djuhandani Raharjo mengatakan, hingga hari ini sudah ada belasan siswi yang menjadi korban dan melaporkan. Kemungkinan, korban ada puluhan orang siswi.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat yang anaknya terindikasi menjadi korban dari pelaku agar segera melaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Batang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.