Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Masjid Bersejarah yang Dibangun pada Masa Penjajahan Belanda

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 06 September 2022 |05:02 WIB
5 Masjid Bersejarah yang Dibangun pada Masa Penjajahan Belanda
Masjid Agung Al Barkah, salah satu masjid yang dibangun pada masa penjajahan. (Dok Okezone)
A
A
A

4. Masjid Tuo Koto Nan Ampek, Payakumbuh

Masjid ini dibangun pada masa penjajahan Belanda. Berlokasi di Kelurahan Balai Nan Duo, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, masjid yang berdiri pada 1840 ini menjadi salah satu yang tertua di Indonesia.

Pembangunannya dilakukan pada masa pemerintahan Regent Tuanku Nan Cedok dari Suku Toko. Masjid Tuo Koto Nan Ampek memiliki luas bangunan 400 meter dengan kapasitas 500 jamaah.

5. Masjid Agung Al Barkah, Bekasi

Sebagai salah satu masjid tertua, Masjid Agung Al Barkah di Bekasi menyimpan sejarah panjang, terutama terkait perjuangan umat dalam meraih kemerdekaan. Masjid yang terletak di Marga Jaya, Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat ini didirikan pada 1890 di atas tanah wakaf seluas 3.000 meter persegi milik Barun, tokoh setempat.

Di masa penjajahan, masjid tersebut bukan sekadar menjadi tempat shalat, namun para pejuang juga memanfaatkannya sebagai tempat untuk menyusun strategi dalam menghadapi penjajah. Masjid yang semula bernama Masjid Al Barkah ini telah mengalami beberapa kali renovasi, bahkan diperluas dan dipugar hingga menjadi megah seperti yang terlihat sekarang ini. (Diolah dari berbagai sumber/Litbang MPI/Risa Maharani Putri)

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement