Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fitnah Kejam Buat Pejabat Penting Kerajaan Majapahit Tewas Terbunuh

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 06 September 2022 |05:41 WIB
Fitnah Kejam Buat Pejabat Penting Kerajaan Majapahit Tewas Terbunuh
Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)
A
A
A

Bahkan di masa Raja Jayanagara yang menjadi raja selajutnya Majapahit, diceritakan sang raja kerap kali dipengaruhi oleh Dyah Halayudha atau sering disebut sebagai Mahapati dalam kitab kuno. Mahapati dikenal sebagai patih licik yang menghalalkan segala cara. Kebijakan-kebijakan raja banyak dipengaruhi oleh hasutan Dyah Halayudha.

Sehingga para pejabat Majapahit banyak yang sengsara pada zaman ini. Pejabat - pejabat yang berseberangan dengan Dyah Halayudha satu persatu dibunuh atas nama kerajaan. Tuduhannya macam-macam ada yang dianggap tidak becus bertugas, sampai pada dituduh memberontak.

Boleh jadi Mahapati artinya orang yang menyebabkan kematian yang besar atau penyebab matinya orang-orang besar. Peran Mahapati inilah yang menyebabkan akhirnya Raja Jayanagara melakukan serangan ke Lamajang, tempat tinggal Mahapatih Nambi yang saat itu tengah cuti pasca meninggalnya sang ayah Arya Wiraraja. Kebetulan sebelumnya Nambi telah cuti terlebih dahulu saat mendengar ayahnya sakit keras.

Mahapati yang datang ke Lamajang mengucapkan rasa duka cita ke Nambi, ternyata memiliki misi lain untuk menggulingkan jabatan Nambi. Maka ketika Mahapati meminta Nambi untuk menambah cutinya karena meninggalnya sang ayah Nambi tak merasa curiga sama sekali. Bahkan Mahapati sendiri yang berujar akan menyampaikan ke Raja Jayanagara bahwa Nambi tengah dirundung duka cita, pasca meninggalnya sang ayah.

Baca juga: Kemarahan Rakyat pada Ra Kuti Usai Dukungan Kudeta Penguasa Majapahit

Namun sekembalinya ke ibu kota Majapahit dan menghadap Jayanagara, Mahapati menyampaikan hal berbeda. Dimana ia menyampaikan bahwa Nambi tak mau kembali ke ibu kota karena tengah mempersiapkan pemberontakan.

Hasutan ini membuat Jayanagara marah besar dan akhirnya mengerahkan pasukan menyerang Lamajang, tempat tinggal Nambi. Kelicikan Mahapati i i juga dianggap menjadi penyebab matinya Ranggalawe, Lembu Sora, hingga Nambi. Setelah kematian Nambi Prabu Jayanagara kemudian mengangkat Mahapati sebagai patih Majapahit, hal ini sesuai yang dicita - citakan dan direncanakan.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement