Share

Kakek di Malang Tinggal di Gua Selama 20 Tahun, Ternyata Mau Belajar Ilmu Kesaktian

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 07 September 2022 03:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 519 2662295 kakek-di-malang-tinggal-di-gua-selama-20-tahun-ternyata-mau-belajar-ilmu-kesaktian-eQGKIhJq7I.jpg Kakek tinggal di gua selama 20 tahun. (Foto: Polsek Lawang)

MALANG - Fakta menarik terungkap dari hasil evakuasi kakek berusia 72 tahun yang tinggal di gua di Kecamatan Lawang selama puluhan tahun. Kakek tua bernama Yudi ini ternyata warga Lawang yang kemudian menyendiri di dalam gua yang berada di Desa Mulyoarjo, sejak 20 tahun lalu. 

Bastian, seorang relawan yang turut mengevakuasi menuturkan, Yudi merupakan warga Lawang yang menyendiri ke gua karena belajar ilmu lewat bertapa di gua. 

"Kata orang dulu kayak belajar ngilmu, tinggal di gua keluarganya ditinggal, memutuskan untuk pisah anak-anaknya, mulai bayi," ucap Bastian saat dihubungi wartawan pada Selasa (6/9/2022) petang.

Dari sanalah akhirnya keluarganya meninggalkan Yudi dan memilih merantau. Bahkan rumahnya tak lagi ada dan dijual karena keluarganya memilih meninggalkan Yudi di dalam gua seperti kemauannya. 

"(Saudaranya) ada, cuma orangnya maunya tinggal di situ jadi sudah angkat tanganlah. Anak-anaknya merantau semua, enggak ada yang di Lawang, ada di Tulungagung," ungkap dia. 

Selama ini warga mengetahui keberadaan Yudi di dalam gua. Namun warga tak dapat berbuat banyak karena Yudi keukeuh tetap melakukan hal tersebut. Apalagi Yudi pun dianggap tidak mengganggu karena tinggal di gua yang aksesnya sulit dari akses jalan permukiman. 

Baca juga:  Kakek Ini Tinggal Selama 20 Tahun di Dalam Gua, Proses Evakuasinya Dramatis

"(Warga sekitar) tahu memang mau gimana lagi, sudah maunya orangnya tinggal divsitu. Jadi cuma bisa kasih makan, kalau lewat, orangnya kadang minta uang, lokasinya sulit," ucapnya. 

Sebelum dievakuasi, awalnya Yudi kerap keluar gua dan berinteraksi dengan warga. Ia biasanya berjalan menuju pasar atau meminta makanan dan uang kepada warga. Oleh warga sekitar pun ia biasanya diberikan makanan.

"Biasanya masih bisa jalan, jadi makan terus apa masih dikasih warga-warga sekitar, kalau sering lewat masih dikasih (makanan), karena lama enggak kelihatan warga ini penasaran akhirnya dicek. Waktu masih sehat bisa jalan sering keluar, ke pasar, jalan-jalan, terus balik lagi ke gua," bebernya. 

Namun saat dicek dari jauh itulah, Yudi tampak tak berdaya dan hanya tertidur. Bahkan aktivitas ini ia lakukan berhari-hari sehingga menimbulkan kecurigaan warga Yudi tengah menderita sakit. Benar saja saat dicek, Yudi tak bisa lagi berjalan karena sakit dan usianya yang kian menua.  

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Warga pun melaporkan kepada pemerintah desa setempat dan bersama-sama relawan, kepolisian, TNI, tim medis, dan dinas sosial mengevakuasi yang bersangkutan pada Kamis (1/9/2022). Proses evakuasi pun berjalan dramatis, curamnya medan menuju gua membuat tim membutuhkan waktu 30 menit lebih mengevakuasi Yudi. 

"Ya aslinya dekat dari jalan, cuma turunnya curam, jalannya nggak berbentuk jadi sulit. Kurang lebih evakuasi setengah jam. Dibawa ke Griya Lansia Wajak semacam panti jompo," tukasnya. 

Sebelumnya diberitakan tim gabungan dan Polsek Lawang Polres Malang mengevakuasi kakek tua dari dalam gua karena tak bisa jalan dan tengah sakit. 

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengungkapkan, kakek berusia 72 tahun ini telah dievakuasi pada Kamis 1 September 2022 dan kini tengah menjalani perawatan di Griya Lansia Wajak, Kabupaten Malang.

"Pada pukul 09.00 kami tim gabungan relawan berangkat dari Mapolsek ke tempat Bapak Yudi yang kabarnya sedang dalam keadaan sakit," ucap Ferli Hidayat, saat dikonfirmasi pada Senin (5/9/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini