3. Eksperimen Medis Mengerikan
Melalui tangan sang malaikat maut, Josef Mengele, Nazi kerap melakukan eksperimen medis yang sangat ekstrem dan mengerikan, terutama di kamp konsentrasi Aushwitz. Di kamp ini, ditahan orang-orang Yahudi, tahanan politik, dan tawanan perang Uni Soviet.
Alih-alih melakukan pengobatan kepada para tahanan, dokter kejam kelahiran Jerman, 16 Maret 1911 itu tega menyuntikkan bensin dan klorofom kepada ribuan tahanan untuk mempelajari efek bahan kimia di tubuh manusia.
Josef Mengele sangat berambisi untuk mendongkrak kariernya di dunia medis, meskipun harus melakukan eksperimen keji. Setelahnya, Mengele akan mengambil organ tubuh jasad, seperti mata, untuk mengetahui pigmentasi mata.
Ada juga eksperimen anak kembar di tahun 1943 hingga 1944. Ia ingin mengetahui apakah tubuh manusia dapat dimanipulasi secara tidak wajar. Sebanyak 1.500 pasang kembar dipenjara di Aushwitz dan menjadi bahan eksperimen Mengele beserta timnya.
4. Operasi Kamar Gas
Kamar gas beracun didesain Nazi dengan cara mobile di dalam mobil van. Nazi menggunakan teknik tersebut agar genosida berjalan lebih efektif, di sekitar tahun 1940.
Berbagai sumber menyebut, knalpot yang ada di van itu disambungkan dengan ruang khusus di dalamnya. Selanjutnya, para tahanan ditempat di ruang itu dan menghirup gas beracun. Lokasi-lokasi yang menjadi tempat pembantaian dengan kamar gas ini adalah Chelmno, Treblinka, Sobibor, Belzec, dan Aushwitz. (Diolah dari berbagai sumber/Litbang MPI/Ajeng Wirachmi)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.