Share

Bejat! Oknum Polisi Stubuhi Ponakannya yang Masih 16 Tahun

Risnan Labenjang , iNews · Senin 12 September 2022 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 340 2665661 bejat-oknum-polisi-stubuhi-ponakannya-yang-masih-16-tahun-ob8b9UXEoH.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

KOTAMOBAGU - Oknum polisi di Kotamobagu, Sulawesi Utara, berinisial AR berpangkat Aipda terancam dipecat karena diduga tega menyetubuhi ponakannya sendiri yang masih berumur 16 tahun.

Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Kotamobagu, Senin (12/9/2022).

Oknum polisi Aipda AR anggota polisi yang bertugas di Polres Kotamobagu kini harus menjalani hari-harinya disel tahanan. Pelaku diduga melakukan persetubuhan pada ponakannya di rumahnya.

Dalam konferensi pers yang digelar Polres Kotamobagu, Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi mengatakan, kasus dugaan persetubuhan tersebut terungkap setelah pelaku yang saat ini masih aktif bertugas di tiba-tiba mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota Polri.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui oknum polisi tersebut diduga tega menyetubuhi ponakannya sendiri yang terjadi di rumah pelaku pada tahun 2020.

Dugaan persetubuhan terungkap setelah korban enggan mengikuti seleksi masuk polwan tahun 2020 dengan alasan tidak perwan lagi. Namun baru dilaporkaan ibu korban pada 6 September 2022.

"Berdasarkan informasi yang kami terima korban adalah ponakan dari pelaku. Pelaku saat ini sudah kami tahan dan kami proses atas kasus yang dilporkan orangtua korban serta akan menjalani sidang kode etik dengan ancaman pemecatan," ujar Dasveri.

Selain memeriksa saksi pelapor, polisi juga terus melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi tersebut yang terancam akan dipecat sebagai anggota polri dan dijerat dengan Pasal 81 Ayat 1, 2 dan 3, Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Namun apabila pelaku masih ada hubungan keluarga dengan korban maka hukuman ditambah sepertiga dari masa hukuman.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meski sudah dilakukan penahanan, namun hingga saat ini polisi belum menetapkan sebagai tersangka, polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi.

Sementara, korban sudah didampingi oleh tim kuasa hukum UPTD PPA,

Tri Putra Sukami Saleh, yang menyatakan korban disetubuhi pamanya sebanyak tiga kali, namun polisi akan kembali memeriksa korban.

"Korban sudah disetubuhi pelaku sebanyak tiga kali," kata Tri putra Sukami.

Kini, pelaku sudah dilakukan penahan di Polres Kotamobagu selama tiga hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini