Share

Kasus Penganiayaan Santri Ada 2 Tersangka, Ponpes Gontor Serahkan Penanganan ke Polisi

Ahmad Subekhi, iNews · Rabu 14 September 2022 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 519 2667096 kasus-penganiayaan-santri-ada-2-tersangka-ponpes-gontor-serahkan-penanganan-ke-polisi-qXw5JeMOFt.jpg Pondok Pesantren Gontor (Foto: iNews)

PONOROGO - Kasus kekerasan yang menyebakan satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, meninggal dunia, terus diusut. Saat ini polisi sudah menetapkan 2 tersangka yang tak lain kakak kelas korban.

Atas penetapan tersangka tersebut Ponpes Gontor menyerahkan penanganan kasus ke polisi.

Diketahui, kematian Albar Mahdi, santri asal Palembang, terungkap. Polisi kini sudah menetapkan dua tersangka, yaitu MFA santri asal Tanah Datar, Sumatera Barat dan IH, santri asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Keduanya merupakan kakak kelas korban.

Pasca penetapan tersangka, Ponpes Gontor mengaku menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke polisi.

"Kami serahkan sepenuhnya terkait penanganan kasus ke polisi," ujar Juru Bicara Ponpes Gontor Noor Syahid, Rabu (14/9/2022).

Sebelumnya diberitakan, Albar Mahdi, santri kelas 5 atau setara kelas 11 SMA di Pondok Pesantren Gontor 1, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, meninggal dunia usai mengalami tindak kekerasan. Jenazah korban dipulangkan ke Palembang.

Kasus baru dilaporkan ke Polres Ponorogo pada 6 September 2022. Hasil penyidikan, polisi menahan dua kakak kelas yang dinyatakan sebagai tersangka. Polisi masih mengembangkan penyidikan kasus tersbeut untuk mengusut keterlibatan pondok pesantren dan rumah sakit terkait dugaan upaya menutupi kematian korban.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini