Share

Puluhan Warga Keracunan Gas di Karawang Berdatangan ke Rumah Sakit

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 14 September 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 525 2667255 puluhan-warga-keracunan-gas-di-karawang-berdatangan-ke-rumah-sakit-jWjHMvCFTx.jpg Warga keracunan gas dilarikan ke rumah sakit (Foto: Antara)

KARAWANG - Warga yang diduga menjadi korban keracunan gas klorin dari PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II berdatangan ke Rumah Sakit Rosela Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (14/9/2022).

"Ya banyak juga korbannya. Tadi didata ada sekitar 33 warga yang dibawa ke Rumah Sakit Rosela ini," kata Suhendar (25), warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang dilansir Antara.

Jumlah 33 orang itu baru data korban yang dibawa ke Rumah Sakit Rosela, belum termasuk korban yang dirawat di klinik desa.

Suhendar menyampaikan kalau warga korban keracunan yang dibawa ke rumah sakit itu merupakan warga yang mengalami keracunan parah.

Selain itu, ada juga warga korban keracunan yang hanya dirawat di klinik desa, karena kategorinya ringan.

Umumnya, warga mengalami mual, pusing hingga mata perih akibat keracunan gas klorin yang bersumber dari PT Pindo Deli II.

Baca juga: Warga di Karawang Diduga Keracunan Gas Klorin, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Sejumlah warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Ciampel itu mengaku merasakan gejala keracunan gas klorin saat pagi hari, saat ke luar rumah.

Sementara itu, hingga Rabu siang ini, warga korban keracunan gas klorin pabrik PT Pindo Deli II itu masih berdatangan ke IGD Rumah Sakit Rosela Karawang, untuk mendapat penanganan.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi Nelayan yang Keracunan Gas Freon AC

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Korban dibawa dengan menggunakan mobil ambulans PT Pindo Deli II.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa keracunan gas klorin dari pabrik PT Pindo Deli II itu hampir terjadi setiap tahun.

Suhendar menyebutkan kalau tahun 2016, pihak perusahaan berjanji akan memperbaiki saluran gas klorin pabrik, tapi hingga kini peristiwa keracunan masih terus terjadi.

Baca juga: PLTP Sorik Marapi Dihentikan Usai Bikin Warga Keracunan Massal

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini