Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diterjang Angin Kencang, 13 Rumah di Kabupaten Aceh Tenggara Rusak

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Minggu, 18 September 2022 |06:32 WIB
Diterjang Angin Kencang, 13 Rumah di Kabupaten Aceh Tenggara Rusak
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya ada 13 rumah yang mengalami rusak ringan di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Belasan rumah itu rusak akibat diterjang hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang pada Kamis 15 September 2022.

Tak hanya itu, berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB terdapat pula dua fasilitas pendidikan rusak ringan, satu kilang padi rusak ringan dan satu fasilitas ibadah rusak berat.

"Sebanyak 22 KK terdampak di Desa Sejahtera dan Desa Sejahtera Baru di Kecamatan Babul Makmur," terang Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Minggu (18/9/2022).

Pantauan visual, kata Abdul, kerusakan terjadi pada atap rumah warga yang terbang tersapu angin. Sementara itu, para warga terdampak memilih tinggal di rumah keluarga terdekat sambil menunggu rumahnya diperbaiki.

"Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini," jelas Abdul.

Sesaat setelah kejadian, BPBD Kabupaten Aceh Tenggara bersama tim gabungan segera melakukan kaji cepat dan berkoordinasi untuk melakukan evakuasi terhadap warga. Selain melakukan penanganan darurat, tim gabungan juga bekerjasama memberikan bantuan kepada warga untuk membersihkan material yang terbawa saat terjadi angin kencang.

Lebih lanjut, Abdul menjelaskan hasil prakiraan cuaca BMKG untuk dua hari kedepan hingga Senin (19/9/2022). Dari hasil prakiraan itu menunjukan bahwa Kabupaten Aceh Tenggara masih berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dengan kecepatan angin berkisar 10 KM/Jam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement