Share

Pakai Truk untuk Merekrut, Rusia Rayu Warganya Jadi Tentara Sukarela Dibayar Rp40 Juta per Bulan

Susi Susanti, Okezone · Senin 19 September 2022 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 18 2670490 pakai-truk-untuk-merekrut-rusia-rayu-warganya-jadi-tentara-sukarela-dibayar-rp40-juta-per-bulan-Na4xKpsmSY.jpg Rusia pakai truk untuk merekrut tentara sukarelawan (Foto: Reuters)

RUSIA - Tentara Rusia diketahui mencari tentara kontrak untuk apa yang disebutnya "operasi militer khusus" yang sedang berlangsung di Ukraina. Dengan menggunakan truk perekrutan, mereka bergerak untuk mencari sukarelawan dan menawarkan hampir USD3.000 (Rp45 juta) per bulan sebagai insentif.

Sebuah unit khusus terlihat menempatkan satu truk semacam itu di sebuah taman pusat di kota Rostov, Rusia selatan pada Sabtu (17/9/2022) dan terlihat seperti 'kantor keliling'.

Lalu tentara berkamuflase dan topeng hitam menunjukkan senjata mereka kepada orang yang lewat dan membagikan brosur berwarna berjudul "Layanan militer dengan kontrak - pilihan pria sejati".

Seperti diketahui, perang antara Rusia dan Ukraina masih terus berkobar. Baik Rusia maupun Ukraina tidak mengungkapkan kerugian militer mereka, yang diperkirakan oleh badan intelijen Barat mencapai puluhan ribu di kedua sisi.

Baca juga: Kutuk Perang Ukraina, Penyanyi Terkenal Rusia Ini Minta Dilabeli 'Agen Asing'

Moskow belum memperbarui jumlah korban tewas resmi sejak 25 Maret, ketika dikatakan 1.351 tentara Rusia tewas dan 3.825 terluka. Kremlin mengatakan pekan lalu tidak ada diskusi tentang mobilisasi nasional untuk meningkatkan kekuatannya.

 Baca juga: 100 Sukarelawan AS Akan Bergabung dengan Pasukan Ukraina, Bukan Tentara Bayaran

Tetapi upaya perekrutan menunjukkan Moskow membutuhkan lebih banyak pria. Petugas yang bertanggung jawab atas truk Rostov mengatakan orang Rusia dan orang asing berusia 18 hingga 60 tahun dengan setidaknya pendidikan sekolah menengah akan memenuhi syarat.

"Warga negara yang berpikiran patriotik memilih untuk menandatangani kontrak selama tiga atau enam bulan untuk mengambil bagian dalam operasi militer khusus," kata Mayor Sergei Ardashev, menjanjikan pelatihan untuk semua orang, dikutip CNA

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Upah bulanan minimum yang ditawarkan adalah 160.000 rubel (Rp40 juta) yang hampir tiga kali lipat dari upah rata-rata nasional.

Salah satu calon yang direkrut adalah musisi Viktor Yakunin, yang mengatakan bahwa dia selalu tertarik dengan gagasan wajib militer dan sekarang sedang mengumpulkan dokumen yang diperlukan.

"Saya akan senang untuk melayani di pasukan udara," katanya.

"Orang tua saya membesarkan saya sejak kecil untuk mencintai tanah air saya, untuk melindungi dunia Rusia. Saya percaya kekuatan ada di tangan kita,” lanjutnya.

Di dalam truk, Yakunin duduk bersama Ardashev, yang mengatakan kepadanya bahwa langkah selanjutnya adalah pemeriksaan mental. Jika dia lulus itu, akan ada tes fisik kecepatan, kekuatan dan daya tahan.

Jika semuanya berjalan lancar, Yakunin akan tiba di unit militer, mendaftar di divisi tertentu, dan kemudian memulai dinas militer.

Selain para pemuda dan beberapa keluarga yang menemani mereka, tampak sebuah pameran temporer yang menampilkan gambar beberapa orang yang dianggap ‘para pahlawan resmi’ di konflik Rusia-Ukraina, di samping sebuah papan besar bertuliskan "Tradisi kemenangan".

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini