Share

5 Peran Penting Indonesia di ASEAN dalam Bidang Pendidikan

Nadilla Syabriya, Okezone · Rabu 21 September 2022 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2671962 5-peran-penting-indonesia-di-asean-dalam-bidang-pendidikan-aR4xg2NKEy.jpg Foto: Reuters.

JAKARTA – Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/ ASEAN) merupakan organisasi geopolitik dan ekonomi yang terbentuk di negara kawasan Asia Tenggara.

Ada lima negara pendiri ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Terbentuknya ASEAN diawali dari pertemuan antara lima menteri luar negeri di Bangkok yang berlangsung selama tiga hari, pada 5-8 Agustus 1967.

Sejak berdiri pada 1967, negara negara anggota ASEAN sudah menjalin kerjasama di bidang politik, ekonomi, budaya sosial dan juga pendidikan yang memang sudah menjadi agenda utama yang akan menjadi bahan pembahasan.

Indonesia memiliki peran penting di ASEAN sebab lingkaran konsentris pertama kebijakan luar negeri menempatkan pemerintah Indonesia di ASEAN sebagai pilar utama kebijakan luar negeri Indonesia dengan tetap aktif bekerja sama dalam ASEAN supaya visi bisa diwujudkan.

Dalam bidang pendidikan, Indonesia telah melakukan sejumlah peran penting yang telah dirangkum sebagai berikut:

1. Ikut serta dalam ACT

Melansir dari situs kemendikbud.go.id, Indonesia pernah melakukan pertemuan yang dihadiri oleh organisasi guru dari Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura dan juga Korea Selatan dalam ASEAN Council of Teachers Convention (ACT).

Acara ini diselenggarakan di Sanur, Denpasar pada tahun 2012 yang membahas tentang profesionalitas guru untuk memajukan pendidikan negara negara anggota ASEAN. ACT ke-28 tersebut mengambil tema: “ASEAN Community 2015: Teacher Profesionalism for Quality Education and Humanity”. Tema tersebut sangat relevan dengan isu-isu universal dan kemauan untuk berkembang dalam dunia pendidikan.

2. Menjadi anggota SEAMEO

The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) adalah sebuah lembaga antar pemerintah yang mencakup wilayah regional Asia Tenggara dan didirikan pada tahun 1965 atas kesepakatan antara pemerintah negara-negara Asia Tenggara dalam rangka mempromosikan kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Salah satu Regional Centre yang mempunyai peran aktif dalam melakukan penelitian dan juga pelatihan di Indonesia adalah SEAMEO Regional Center for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON) yang bertujuan menjadi pusat kajian pendidikan pangan dan gizi

3. Berperan dalam Asean University Network

Peran Indonesia dalam bidang pendidikan berikutnya adalah pada ASEAN University Network (AUN) dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Hal ini dilakukan dengan kemampuan dan fasilitas untuk mencapai internasionalisasi pendidikan tinggi. Universitas di Indonesia yang telah berkolaborasi dengan AUN diantaranya Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia dan lain-lain.

4. Mengadakan beasiswa

Negara-negara ASEAN saling memberikan beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa di Asia Tenggara. Misalnya, negara Singapura memberikan beasiswa pengelolaan jasa pelabuhan udara, kesehatan, keselamatan kerja industri, komunikasi bahari, dan lainnya. Kemudian, negara Indonesia memberikan beasiswa pendidikan kedokteran, bahasa, dan seni.

ASEAN juga melakukan kerja sama pendidikan dengan negara di kawasan luar Asia Tenggara, misalnya ada beasiswa universitas di kawasan Asia Tenggara dan Jepang.Beasiswa itu diberikan oleh ASEAN-Japan Scholarship Fund.

5. Berperan dalam IPTEKIN ASEAN

Indonesia juga mempunyai peran penting dalam pembentukan serta kerja sama ASEAN Committee on Science and Technology (ASEAN COST) di sepanjang sejarah berdirinya ASEAN. Ini bertujuan untuk mendukung kegiatan penelitian serta pengembangan dalam bidang sains dan teknologi nasional ASEAN [Iptekin ASEAN]. Indonesia kemudian mengundang siswa untuk berkontribusi pada pengembangan pilar Keamanan Politik ASEAN serta untuk memungkinkan masyarakat Indonesia memperoleh kemajuan pembangunan untuk mewujudkan visi ASEAN people centered and people oriented.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini