Share

Perangkat Desa Penyuka Sesama Jenis Cabuli Tetangganya, Modusnya Dicekoki Miras

Didik Dono, iNews · Kamis 22 September 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 512 2672950 perangkat-desa-penyuka-sesama-jenis-cabuli-tetangganya-modusnya-dicekoki-miras-MpEUlvnEWm.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

TEMANGGUNG - Seorang perangkat desa asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diamankan aparat kepolisian resort Temanggung, lantaran nekat melakukan aksi pencabulan sesama jenis, atau sodomi, terhadap tetangganya yang masih di bawah umur.

Selain mengancam akan menyebarkan video cabulnya bersama korban, modus yang digunakan tersangka yakni mencekoki korban dengan minuman keras, sebelum melakukan aksi bejatnya.

Dwi Yanto ( 43) seorang perangkat desa di Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terpaksa berurusan dengan satuan reskrim Polres Temanggung, lantaran nekat melakukan aksi pencabulan sesama jenis, terhadap anak di bawah umur.

Aksi bejat bujang lapuk tersebut terkuak, setelah korban yang juga masih tetangga pelaku tersebut melapor ke pihak kepolisian, pada Senin lalu 19 Septrember usai korban dicabuli pelaku, dua hari sebelumnya.

Setelah laporan korban, tersangka kemudian dibekuk di rumahnya pada Senin sore tanpa perlawanan dan mengakui semua perbuatannya.

Dari hasil penyelidikan aparat kepolisian resort Temanggung, aksi cabul sesama jenis tersebut dilakukan pelaku terhadap korban, sebanyak lima kali di rumah kekasih tersangka, sejak bulan September tahun lalu, saat usia korban masih 17 tahun.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Selain mengancam akan menyebarkan video cabulnya bersama korban, modus yang digunakan tersangka yakni mencekoki korban dengan minuman keras, sebelum pelaku melampiaskan nafsu bejatnya," kata Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi.

Di hadapan petugas pelaku mengaku nekat melakukan aksi bejatnya lantaran nafsunya tak tersalurkan, karena pacar perempuannya selalu menolak diajak hubungan layaknya suami istri.

Sedangkan video cabul yang dibuat pelaku, saat korban dalam kondisi tak sadarkan diri karena pengaruh minuman keras, pelaku mengaku hanya untuk kenang kenangan.

Dari tangan tersangka, petugas menagamankan barang bukti telepon genggam, sarung, sweater dan dompet. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 289 dan Pasal 292, KUHPidana tentang pencabulan serta undang undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda lima milyar rupiah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini